Harga cabai di Pasar Argosari Gunung Kidul fluktuatif

id Harga cabai fluktuatif,Pasar Argosari,Gunung Kidul

Harga cabai di Pasar Argosari Gunung Kidul fluktuatif

Harga cabai di tingkat pedagang di Pasar Argosari Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam satu minggu terakhir, mengalami fluktuatif. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Harga cabai di tingkat pedagang di Pasar Argosari Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami fluktuasi dalam satu minggu terakhir karena pasokan menurun.

"Harga cabai bisa berubah dalam jangka waktu yang sangat singkat, hanya hitungan jam saja harga cabai bisa naik atau turun," kata salah satu pedagang sayuran Pasar Argosari Ani di Gunung Kidul, Senin.

Ia mengatakan dalam tujuh hari terakhir, harga cabai rawit naik dari Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp80 ribu per kilogram.

Ia mengatakan harga cabai keriting juga mengalami kenaikan dari Rp30 ribu per kilogram naik secara bertahap menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga juga mempengaruhi daya beli masyarakat. Sebelum harga cabai naik para pembeli yang biasanya membeli cabai seberat satu kilogram mengurangi pembeliannya hingga satu ons.

"Kalau saya sebagai penjual harapannya semoga dapat segera turun harganya, agar para para pembeli bisa normal seperti biasa," harapnya.

Sementara itu, pembeli di Pasar Argosari, Widi mengatakan sejak naiknya harga cabai dirinya mengurangi pembelian dan penggunaan cabai sehari-hari.

"Sekarang lebih dikurangi karena harga masih tinggi. Saya beli cabai seperlunya," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar