Apdesi Bantul diingatkan jaga independensi pada tahun politik

id Bupati Bantul,apdesi, pilkada bantul 2020

Apdesi Bantul diingatkan jaga independensi pada tahun politik

Bupati Bantul Suharsono dalam pelantikan Pengurus Apdesi Bantul 2020-2025 di Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharsono mengingatkan para pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau Apdesi Kabupaten Bantul untuk menjaga independensi atau tidak terlibat politik praktis pada tahun 2020 yang terdapat agenda politik di daerah itu.

"Perlu saya sampaikan, bahwasanya di tahun 2020, Kabupaten Bantul akan melaksanakan dua hajatan demokrasi, yakni Pemilihan Kepala Desa serentak pada Juni, kemudian dilanjutkan Pemilihan Kepala Daerah di bulan September," kata Bupati saat pelantikan Pengurus Apdesi Bantul 2020-2025 di Bantul, Kamis.

Oleh karena itu, Bupati meminta dan mengajak kepada keluarga besar Apdesi yang beranggotakan kepala desa dan perangkat desa se-Bantul itu agar dapat menunjukkan bahwa Bantul adalah kabupaten yang memiliki kematangan demokrasi.

"Meskipun ada perbedaan (politik), semua itu tetap sebagai sebuah semangat demokrasi. Saya berkeinginan mudah-mudahan di tahun politik ini, banyak ide baru muncul. Jadi semua hajatan demokrasi yang kita laksanakan akan bisa mencerahkan warga masyarakat," katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta agar Apdesi bersatu padu membangun kebersamaan untuk membangun Bantul diawali dari desa masing-masing, mengingat pada sekarang ini tugas dan amanah yang diemban aparatur pemerintah semakin berat tantangannya.

"Kita menghadapi zaman yang cepat berubah, kita berada dalam lingkup masyarakat yang meliputi warga global, hingga generasi digital. Tuntutan publik terhadap pemerintah desa dan pemerintah daerah semakin tinggi dan terbuka, karena itu perlu sikap yang tepat dan cerdas dalam merespons tuntutan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua Apdesi Bantul Ani Widayani ditemui usai pelantikan mengatakan, bahwa Apdesi merupakan wadah dan sarana komunikasi, fasilitasi, koordinasi, mediasi dan perjuangan bagi pemerintah desa dan masyarakat desa, sehingga harus bersifat independen dan tidak terlibat dalam politik praktis.

"Kalau kami organisasi independen, sehingga tidak berkecimpung atau masuk di kegiatan yang politik praktis, kami adalah mendampingi semua desa dan otomatis pamong desa, masyarakat desa menuju desa-desa di Bantul yang maju dan mandiri, sejahtera, adil dan demokrasi," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar