Pemkab Bantul akan perbaiki beberapa ruas jalan desa rusak

id Jalan rusak

Pemkab Bantul akan perbaiki beberapa ruas jalan desa rusak

Ilustrasi jalan rusak (Foto ANTARA/dokumen)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan segera memperbaiki beberapa ruas jalan desa yang rusak di wilayah Kecamatan dan Pajangan guna mendukung kelancaran akses atau kegiatan perekonomian masyarakat setempat.

"Pemkab akan secepatnya memperbaiki jalan desa yang rusak melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan dana Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD)," kata Bupati Bantul Suharsono usai meninjau jalan rusak di wilayah Kecamatan Kasihan Bantul, Jumat.

Menurut dia, pada tahun 2020 tiap desa di Bantul akan menerima gelontoran dana sebesar Rp1 miliar guna membangun fasilitas umum, termasuk perbaikan jalan desa yang rusak dan kebutuhan warga lainnya.

Bupati mengatakan, perbaikan jalan rusak dilaksanakan tidak hanya di kawasan kota saja, namun di desa-desa tetap diprioritaskan, seperti laporan akan kerusakan fasilitas umum berupa jalan di desa ini tentu akan segara ditindaklanjuti.

"Saya tidak tahu bila warga tidak melaporkannya (jalan rusak), mari kita sama-sama membangun desa, semangat makaryo mbangun desa dapat berhasil dengan kerjasama semua pihak, baik pemerintah, warga dan unsur swasta," katanya.

Sejumlah ruas jalan rusak yang ditinjau Bupati beserta jajaran diantaranya ruas jalan di dusun Pringgading, Sendangsari Pajangan dan Jalan Dusun Jojoran Desa Triwidadi Pajangan. Dan dalam waktu dekat ini pekerjaan akan memasuki proses lelang.

"Kami upayakan tidak sampai hari raya atau akhir tahun jalan ini sudah selesai pembangunannya," katanya.

Sementara itu, Dukuh Donotiro Bangunjiwo Bantul, Waljiman mengharapkan jalan desa sepanjang tiga kilometer sebagai akses satu-satunya warga Donotirto agar segera diperbaiki, karena menurutnya jalan yang dibangun sejak 2003 hingga kini belum pernah diperbaiki.

"Kondisi tanah yang labil dan lalu lintas truk-truk pengembang perumahan menambah rusak jalan desa ini, walaupun ada ganti rugi tidak sepadan dengan kerusakan yang diakibatkan, kini di musim hujan jalan desa ini sering terdampak banjir," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar