Harga bawang putih di Sleman mulai turun mendekati normal

id Bawang putih,Harga bawang putih,Kabupaten Sleman,Disperindag Kabupaten Sleman,Sleman

Harga bawang putih di Sleman mulai turun mendekati normal

Beberapa karyawan di agen bawang putih di Jalan Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman sedang memilah bawang putih yang akan dipasarkan. Foto Antara/ Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Harga bawang putih baik jenis kating maupun sincau di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, di tingkat agen atau grosir mulai turun dan mendekati harga normal setelah sempat melonjak hingga Rp70 ribu per kilogram.

"Minggu ini harga bawang putih mulai turun menjadi pada kisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kg untuk jenis sincau dan Rp35 ribu per kg untuk kating, namun ini masih harga kotor," kata agen bawang putih di Jalan Tajem, Maguwoharjo, Sleman, Meii (35) di Sleman, Senin.

Menurut dia, saat awal-awal isu ditutupnya impor bawang putih dari Tiongkok, memang harga bawang putih sempat melonjak hingga Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kg.

"Namun itu juga tidak berlangsung lama, karena minggu berikutnya harga mulai turun sedikit, dan minggu ini sudah kembali ke harga normal," katanya.

Ia mengatakan, kemungkinan turunnya harga bawang putih karena mulai bulan depan pemerintah sudah akan mulai membuka kembali kran impor bawang putih dari India.

"Informasinya bulan depan sudah dibuka impor bawang putih dari India, namun kami belum tahu bagaimana harga bawang putih dari India, karena masih harus dilihat juga kualitasnya," katanya.

Menurut dia, meski sempat ada kenaikan harga, namun permintaan bawang putih tidak terpengaruh signifikan, dan permintaan tetap stabil.

"Kalau ada penurunan permintaan hanya sedikit sekali. Mayoritas yang mengambil disini adalah pedagang pasar dan pedagang keliling untuk warung-warung," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan memang untuk harga bawang putih ada kenaikan harga yang cukup tinggi.

"Pada pantauan di enam pasar tradisional per Jumat (7/2) harga bawang putih naik 85 persen di Pasar Prambanan, Godean, Sleman, Gamping, Pakem dan Tempel," katanya.

Menurut dia, di tingkat pedagang di enam pasar tradisional tersebut harga bawang putih mencapai tertinggi Rp70 ribu, terendah Rp60 ribu per kg.

"Kami juga berkoordinasi dengan provinsi, dan stok masih aman, diperkirakan sampai akhir Maret," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat berkaitan penghentian impor bawang putih dari Tiongkok.

"Mungkin akan impor dari negara lain, selain Tiongkok," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar