PDAM Tirta Binangun Kulon Progo suplai air bersih ke Bandara Internasional Yogyakarta

id PDAM Tirta Binangun,PDAM Kulon Progo,Bandara Internasional Yogyakarta,Kulon Progo

PDAM Tirta Binangun Kulon Progo suplai air bersih ke Bandara Internasional Yogyakarta

Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Binangun Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menyuplai kebutuhan air bersih Bandara Internasional Yogyakarta yang diambil dari Bendung Sapon di Kecamatan Lendah dengan kapasitas 14 liter per detik.

"Sejak awal bulan ini, kami sudah menyuplai air dari Bendung Sapon ke Bandara Internasional Yogyakarta dengan kapasitas 14 liter perdetik. Air tersebut disalurkan melalui pipa berdiameter 10 inch," kata Direktur Utama PDAM Tirta Binangun Kulon Progo Jumantoro di Kulon Progo, Selasa.

Ia mengatakan berdasarkan perkiraan dari PT Angkasa Pura I menyebut bahwa dalam masa-masa awal operasional penuh, Bandara Internasional Yogyakarta bakal menampung sedikitnya 1 juta penumpang dengan konsumsi air sekitar 3 liter per detik.

"Sehingga kami pastikan saat operasional penuh suplai air tidak akan terganggu. Akan tetapi, suplai air dari Bendung Sapon, kemungkinan tidak akan mencukupi ketika Bandara Internasional Yogyakarta sudah mulai stabil dalam melayani penumpang," kata Jumantoro.

Ia mengatakan kebutuhan air bersih akan mulai meningkat drastis sekitar tiga tahun ke depan.

Ia memperkirakan bakal terjadi pertumbuhan jumlah penumpang dan peningkatan kepadatan kawasan di sekitar bandara. Sehingga kapasitas suplai air harus ditingkatkan.

Menurut dia, dengan kapasitas sekarang, kebutuhan air di bandara yang berlokasi di Kecamatan Temon, itu sudah lebih dari cukup.

"Kalau prediksi kami akan mencukupi sampai dua atau tiga tahun ke depan, setelah itu kami harapkan bisa ada peningkatan kapasitas, salah satunya dengan tambahan suplai dari Bendung Kamijoro," katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan pemkab mendorong PDAM dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Bandara Internasional Yogyakarta. Selain Bendung Sapon, Kamijoro juga telah dipilih untuk ikut menyuplai air bersih di Bandara Internasional Yogyakarta.

Sutedjo mengaku telah menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Gubernur DIY dan Bupati Bantul, terkait penggunaan bendung tersebut. Hasilnya total 300 liter per detik air dari Kamijoro akan disalurkan sebanyak 200 liter per mengairi saluran irigasi di Bantul.

"Sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan Industri Sentolo dan Bandara Internasional Yogyakarta," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar