BPBD Bantul: 33 titik terdampak angin kencang

id Angin kencang,Bantul

BPBD Bantul: 33 titik terdampak angin kencang

Ilustrasi angin kencang akibatkan pohon tumbang (Foto ANTARA/Dokumen)

...korban luka berjumlah satu orang, dan korban meninggal dunia satu orang,
Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebutkan sebanyak 33 titik di daerah ini terdampak angin kencang dan hujan lebat yang mengguyur wilayah Bantul pada Jumat (14/2) sore hingga malam.

"Angin kencang yang terjadi di Kabupaten Bantul berdampak di 33 titik yang tersebar di tujuh kecamatan 14 desa," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah di Bantul, Sabtu.

Tujuh kecamatan terdampak angin kencang itu yaitu di wilayah Kecamatan Banguntapan yang meliputi Desa Wirokerten, Potorono dan Banguntapan. Kemudian Kecamatan Bantul meliputi Desa Ringinharjo, Trirenggo dan Palbapang, kemudian di Kecamatan Jetis meliputi Desa Trimulyo dan Sumberagung.

Selanjutnya di Kecamatan Kasihan terjadi di Desa Bangunjiwo, di Kecamatan Pleret terjadi di Desa Wonokromo, sementara di Kecamatan Sewon meliputi Desa Timbulharjo, Bangunharjo dan Panggungharjo, dan di Kecamatan Dlingo di Desa Terong.

Dia menjelaskan, dampak kejadian angin kencang di 33 titik tersebut meliputi 31 titik pohon tumbang, satu titik papan reklame roboh, dan satu titik kejadian kebakaran trafo atau komponen listrik untuk menaikkan atau menurunkan tegangan listrik yang terpasang di tiang listrik.

Dia mengatakan, secara keseluruhan angin kencang tersebut mengakibatkan 41 kerusakan, antara lain 11 rumah, 13 akses jalan, empat jaringan listrik, satu unit jaringan Telkom, dua titik rumah sakit, dua titik tempat usaha, sebuah papan reklame dan dua unit mobil.

"Sementara korban luka berjumlah satu orang, dan korban meninggal dunia satu orang," katanya.

Korban meninggal dunia itu terjadi wilayah Desa Terong Dlingo, bernama Sami Utomo yang tertimpa pohon tumbang saat melintas di wilayah Dusun Terong dengan mengendarai sebuah mobil.

Berdasarkan penuturan saksi kejadian Totok Sudarto, warga Desa Terong, korban sedang melintas di perempatan ringin Terong saat tiba-tiba pohon besar tersebut tumbang dan menimpa mobil yang dikendarai korban.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar