Pemkab Gunung Kidul terima 95 aduan sejak peluncuran program Lapor

id Lapor,Diskominfo Gunung Kidul,Gunung Kidul

Pemkab Gunung Kidul terima 95 aduan sejak peluncuran program Lapor

Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah menerima 95 aduan masyarakat sejak program Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) diluncurkan pada awal Januari 2020.

Kepala Seksi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunung Kidul Didik Handoko di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan fasilitas Lapor sudah ada sejak 2016 lalu, namun pelayanan sempat terhenti hingga akhirnya dihidupkan kembali di awal tahun ini.

"Sejak awal tahun hingga saat ini, total pengaduan masyarakat sudah ada 95 aduan. Jenisnya bermacam-macam mulai dari masalah sosial, rusaknya infrastruktur hingga administrasi kependudukan yang sampaikan melalui website, SMS hingga twitter," kata Didik.

Selain itu, kata Didik, dari puluhan yang masuk ada yang unik karena permasalahan akun youtube ikut dilaporkan oleh masyarakat.

"Sebanyak 50 persen pengaduan menyangkut masalah infrastruktur,” kata Didik.

Dia mengatakan laporan yang masuk akan ditanggapi sesuai dengan permasalahan yang dikemukakan. Disinggung mengenai akun Youtube bermasalah yang diadukan warga, Didik mengakui pihaknya tidak memiliki kewenangan sehingga aduan diteruskan diaduan layanan di pemerintah pusat.

"Sejauh ini, permasalahan seputaran di pemkab, maka akan sebisa mungkin dibantu, tapi untuk masalah youtube, kami tidak memiliki kewenangan,” ungkapnya.

Didik menambahkan, untuk penyampaian aduan ada tiga cara. Pertama melalui website di WWW.LAPOR.Go.ID. Selanjutnya melalui SMS ke nomor 1708 dan twitter dengan mention @LAPOR1708.

Meski demikian, lanjut dia, pemkab tidak hanya berhenti di tiga fasilitas. Laporan yang disampaikan melalui akun media lain seperti instagram, facebook juga akan ditanggapi. "Kami bantu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi memberikan apresiasi terhadap fasilitas Lapor yang dikelola Diskominfo. Ia berharap kepada masyarakat untuk menggunakan sarana ini untuk mencari solusi berkaitan dengan permasalahan yang menyangkut seputaran layanan di Pemkab Gunung Kidul.

Immawan juga berpesan kepada pengelola untuk bersikap dewasa dan menanggapi segala persoalan yang diadukan masyarakat secara ramah.

"Tidak boleh emosi karena niatnya mau membantu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Jadi, sebisa mungkin harus memberikan solusi karena juga sebagai bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat,” katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar