Yogyakarta membuka "help desk" untuk peserta tes CPNS

id tes CPNS,SKD, help desk, yogyakarta,haryadi suyuti

Yogyakarta membuka "help desk" untuk peserta tes CPNS

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti (ANTARA/Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta membuka “help desk” yang bisa dimanfaatkan peserta tes CPNS Kota Yogyakarta formasi 2019 yang mengalami kesulitan atau kendala saat akan mengikuti tes hingga melaporkan jika ada dugaan penipuan.

“Layanan ‘help desk’ ini bisa diakses peserta tes CPNS di lokasi tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dan di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang ada di kompleks Balai Kota Yogyakarta,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Rabu.

Meskipun membuka layanan “help desk”, namun Haryadi juga mengingatkan kepada seluruh peserta tes CPNS untuk mencermati berbagai aturan yang sudah ditetapkan sehingga peserta pun bisa mengikuti ujian tanpa kendala.

“Jika mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, maka saya yakin seluruh peserta tes CPNS bisa mengikuti ujian dengan baik. Jadi, tolong cermati dari awal seluruh aturan dan ketentuan yang sudah diinformasikan terkait pelaksanaan ujian kompetensi dasar,” katanya.

Salah satunya, lanjut Haryadi, adalah mematuhi aturan untuk membawa KTP atau identitas lain yang berlaku serta membawa kartu tanda ujian dan datang ke lokasi ujian sesuai ketentuan. Panitia seleksi CPNS Kota Yogyakarta sudah memberikan undangan bagi peserta untuk datang 90 menit sebelum ujian dimulai karena akan ada beberapa pemeriksaan yang dilakukan.

Pemeriksaan tersebut di antaranya verifikasi identitas dan kartu ujian hingga cek badan untuk calon peserta sehingga tidak ada barang selain barang yang diperbolehkan untuk dibawa masuk ke ruang ujian.

Haryadi juga menegaskan bahwa pelaksanaan tes CPNS dilakukan secara terbuka sehingga jika ada oknum yang menyatakan bisa meluluskan peserta untuk menjadi CPNS, maka pernyataan tersebut dipastikan penipuan.

“Semua proses seleksi CPNS dilakukan secara terbuka. Tidak ada pungutan biaya apapun. Jadi, jangan percaya jika ada orang yang mengaku bisa meluluskan peserta tes. Jika ada hal-hal seperti ini, bisa juga dilaporkan ke help desk,” katanya.

Ia pun meminta peserta tes CPNS untuk bersikap jujur selama pelaksanaan ujian, salah satunya tidak menggunakan joki.

Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS formasi 2019 di Kota Yogyakarta diikuti 3.098 peserta, tiga di antaranya adalah peserta disabilitas.

Peserta tersebut terbagi untuk tiga kelompok yaitu guru sebanyak 491 peserta, tenaga kesehatan sebanyak 1.019 peserta dan tenaga umum/teknis sebanyak 1.588 peserta. SKD akan dibagi dalam enam sesi yang akan digelar pada 20-21 Februari bertempat di Graha Wana Bhakti Yasa Yogyakarta.

Jumlah formasi yang dibuka dalam tes CPNS Kota Yogyakarta tahun ini sebanyak 419 formasi, namun ada beberapa formasi yang kosong karena tidak ada pelamarnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Kota Yogyakarta Kris Sardjono Sutejo optimistis, pelaksanaan SKD yang menggunakan computer assisted test dapat berjalan dengan baik karena urutan tes untuk Kota Yogyakarta adalah yang terakhir.

“Sebelumnya, sudah digunakan untuk menggelar tes CPNS bagi Pemerintah DIY dan empat kabupaten lain. Jaringan internet yang digunakan cukup stabil,” katanya.

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar