Tim DVI Polda DIY melakukan identifikasi dua korban insiden SMPN 1 Turi

id SMPN 1 Turi,siswa terseret arus sungai,terseret arus Sungai sempor,siswa terseret arys sungai,siswa SMPN 1 Turi,insiden

Tim DVI Polda DIY melakukan identifikasi dua korban insiden SMPN 1 Turi

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto. Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto

kedua jenasah ini ditemukan di tempat yang sama yakni di DAM Mabtras Sungai Sempor.
Sleman (ANTARA) - Tim DVI Polda Daerah Istimewa Yogyakarta  masih melakukan identifikasi terhadap dua jenazah terakhir korban kecelakaan sungai yang menimpa siswa-siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman.

"Pagi ini Tim DVI menerima jenazah ke sembilan dan sepuluh dari insiden kecelakaan sungai SMPN 1 Turi," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yulianto di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY, Minggu.

Menurut dia, kedua jenasah saat ini sedang dilakukan identifikasi dan perawatan jenasah, seperti dibersihkan, dimandikan dan dikafani.

"Kami juga sudah menyiapkan dua peti jenasah, nanti setelah semuanya selesai akan kami serahkan kepada pihak keluarga korban," katanya.

Baca juga: KPAI dorong penyelidikan insiden yang menewaskan siswa SMP di Sleman

Ia mengatakan, informasi yang diterima dari Tim SAR Gabungan kedua jenasah ini ditemukan di tempat yang sama yakni di DAM Mabtras Sungai Sempor.

"Keduanya ditemukan di area sekitar 400 meter dari lokasi awal kejadian," katanya.

Yulianto mengatakan, untuk seluruh biaya identifikasi hingga perawatan jenasah semua ditanggung negara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan seluruh korban insiden kecelakaan sungai SMPN 1 Turi saat kegiatan Pramuka susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2) sudah ditemukan semua pada Minggu pagi.

"Perkembangan informasi pada pukul 07.30, dua korban yang dicari sudaj diketemukan SAR Gabungan pagi ini," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, Minggu.

Baca juga: Polda DIY tetapkan satu tersangka insiden siswa SMP hanyut di Sleman

Menurut dia, satu korban di temukan sekitar pukul 05.30 WIB, diketemukan 1 korban (korban pertama) di Dam Matras, dengan estimasi jarak 400 meter dari tempat kejadian awal.

"Kondisi korban henti nafas, henti jantung, selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," katanya.

Kemudian pada inggu, pukul 07.05 WIB, diketemukan satu korban lagi (korban kedua) juga di DAM Matras, dengan estimasi jarak 400 meter dari lokasi kejadian.

"Saat ditemukan kondisi korban kedua ini juga salam keadaab henti nafas, henti jantung, dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," katanya.
Baca juga: Mensos: Perlu ada investigasi insiden ratusan siswa SMP hanyut di Sleman
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar