Wakil Bupati Sleman meninjau posko pendampingan psikologi di SMPN 1 Turi

id SMPN 1 Turi,pendampingan psikologi siswa,kecelakaan siswa

Wakil Bupati Sleman meninjau posko pendampingan psikologi di SMPN 1 Turi

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (tengah) meninjau posko pendampingan psikologi di SMPN 1 Turi pada Senin (24/2/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun pada Senin meninjau posko pendampingan psikologi di SMPN 1 Turi menyusul kecelakaan dalam kegiatan susur sungai yang menyebabkan 10 murid sekolah meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.

Dia mengapresiasi dukungan warga dan tenaga profesional yang mendukung upaya pemulihan bagi siswa SMPN 1 Turi yang mengalami kecelakaan dalam kegiatan susur sungai pada 21 Februari.

Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh warga Sleman untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"Masyarakat tidak usah menjadi seperti wartawan, karena sudah ada wartawan yang menyampaikan informasi kepada masyarakat, masyarakat juga tidak perlu jadi hakim dan sebagainya, karena sudah ada pihak yang bertugas sesuai fungsinya masing-masing," katanya.

Pendampingan psikologi diberikan kepada seluruh siswa kelas tujuh dan delapan di SMPN 1 Turi, termasuk di antaranya yang mengalami kecelakaan dalam kegiatan susur sungai.

Siswa kelas sembilan masih menjalani latihan ujian untuk menghadapi Ujian Nasional. Mereka mendapatkan pendampingan psikologi jangka pendek selama Senin (24/2) hingga Kamis (27/2).

Kegiatan pendampingan psikologi bagi siswa SMPN 1 Turi, yang mencakup pemetaan kondisi psikologis siswa, guru, dan warga sekolah yang lain, melibatkan di antaranya tim kesehatan jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, psikolog di puskesmas Kabupaten Sleman, anggota Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPKI) dan HIMPSI, serta psikolog dari puskesmas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Psikolog dan mahasiswa psikologi dari perguruan tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta juga terlibat dalam kegiatan tersebut.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Haris Iskandar dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Prof Unifah Rosyidi juga mengunjungi SMPN 1 Turi di Sleman.

"Kami sedang melakukan evaluasi, apa yang missing (hilang) antara aturan, pedoman, dan terjadi di lapangan," kata Haris.

 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar