Bank Jogja akan membuka cabang di Klaten

id Bank Jogja, cabang, klaten

Bank Jogja akan membuka cabang di Klaten

Direktur Utama BPR Bank Jogja, Kosim Junaedi. ANTARA/Eka AR.

Yogyakarta (ANTARA) - Bank Perkreditan Rakyat milik Pemerintah Kota Yogyakarta, Bank Jogja, berencana memperluas jangkauan layanan dengan membuka cabang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Kami memiliki banyak nasabah dari daerah tersebut sehingga diputuskan untuk membuka cabang di sana. Bukan di pusat kotanya, tetapi di daerah pinggiran Klaten, bahkan sudah hampir berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,” kata Direktur Utama Bank Jogja Kosim Junaedi di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, kantor cabang di Klaten tersebut merupakan kantor cabang pertama dari Bank Jogja yang dibuka di luar Kota Yogyakarta.

Sesuai aturan yang berlaku, Kosim menambahkan BPR seperti Bank Jogja hanya dapat membuka kantor cabang di luar wilayah yang berbatasan secara langsung dengan provinsi tempat bank tersebut dibuka.

“Bank Jogja berada di DIY sehingga wilayah kota atau kabupaten sekitar yang bisa digunakan untuk membuka cabang hanya dibatasi yaitu Klaten, Magelang, dan Purworejo,” katanya.
 

Kosim memastikan, Kabupaten Klaten sudah memberikan izin untuk pembukaan kantor cabang di wilayah tersebut.

“Selain mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta, kami juga memiliki tugas untuk memberikan pemasukan pada pendapatan asli daerah (PAD). Makanya, kami pun melebarkan sayap dengan membuka cabang di Klaten,” katanya.

Selain membuka cabang di luar Kota Yogyakarta, Bank Jogja pada tahun ini juga akan menambah kantor kas di Kecamatan Jetis.

“Sekarang masih dalam proses renovasi. Harapannya, penambahan kantor kas ini semakin memudahkan nasabah dalam menjangkau berbagai layanan Bank Jogja,” katanya.
 

Dari pemanfaatan teknologi informasi, Bank Jogja pada tahun ini juga akan meluncurkan aplikasi “mobile” untuk memudahkan masyarakat menabung. “Setor tabungan bisa dilakukan secara langsung. Nasabah akan memperoleh bukti setoran di tempat,” katanya.

Selain itu, Bank Jogja juga dalam proses untuk menghadirkan ATM. “Pada Desember 2019 sudah ada persetujuan dari OJK untuk izin ATM. Tetapi harus ada izin dari BI. Kami sedang mengusahakannya. Sistem dan infrastruktur sudah siap,” katanya.

Berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan nasabah tersebut pun membawa Bank Jogja kembali memperoleh penghargaan dari Infobank yang akan disampaikan pada pertengahan Maret.

“Kami memperoleh penghargaan ini secara rutin sejak 2010 sebagai BPR milik pemerintah daerah,” katanya.
 

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar