Leguslator : RSUP Sardjito cukup memadai untuk penanganan COVID-19

id Virus Corona,Anggota DPR RI,Wabup Sleman,RSUP Sardjito

Leguslator : RSUP Sardjito cukup memadai untuk penanganan COVID-19

Anggota Komisi VI DPR RI Subardi (kedua dari kiri) saat melakukan kunjungan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. (Foto : Antara/ HO-Humas Pemkab Sleman).

Sleman (ANTARA) - Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi menyebutkan bahwa RSUP Dr Sardjito Yogyakarta sudah cukup memadai kesiapan dalam menangani pasien dengan gejala terinveksi virus COVID-19.

"Sebagai salah satu dari dua rumah sakit di Daerah Istimwa Yogyakarta (DIY) yang ditunjuk pemerintah pusat untuk menangani pasien COVID-19, RSUP Sardjito baik SDM maupun sarana prasarana sudah siap seperti tersedianya ruang isolasi sesuai standar," jelasnya saat melakukan kunjungan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Rabu.

Dalam kesempatan tersebut, Subardi mengimbau penanganan dan antisipasi virus COVID-19 ini jangan hanya dibebankan pada rumah sakit pemerintah saja, namun juga peran serta rumah sakit swasta untuk dilibatkan.

"Jangan rumah sakit pemerintah saja, karena masalah kemanusiaan saya harap rumah sakit swasta juga dilibatkan," tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik karena pemerintah sudah siap untuk menangani penyebaran virus COVID-19 ini.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengajak masyarakat kembali membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (Germas) untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyerbaran virus COVID-19.

"Saya harap masyarakat supaya tenang, jaga kebersihan, cukup istirahat, tetap olahraga. Germas harus dibiasakan dan dibudayakan," ungkapnya saat mendampingi anggota Komisi VI DPR RI Subardi memantau kesiapan RSUP Sardjito.

Menurut dia, dalam mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 ini Pemkab Sleman sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hal terpenting saat ini adalah menjaga kondusifitas masyarakat agar tidak panik dan resah hingga menyebarkan informasi yang tidak benar pada masyarakat.

"Harus tahu virus COVID-19 itu apa dan cara-cara pencegahannya, jangan sampai percaya dengan berita atau info yang tidak benar. Sampai memborong masker, padahal masker digunakan oleh penderita agar tidak menyebarkan sakitnya," jelasnya.


 
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar