Faliha melengkapi inovasi literasi Perpustakaan Yogyakarta

id Faliha,Perpustakaan,yogyakarta,inovasi

Faliha melengkapi inovasi literasi Perpustakaan Yogyakarta

Pojok baca Faliha yang berada di halte Transjogja di Jalan Mayjend Sutoyo Yogyakarta. (ANTARA/HO-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Yogyakarta)

Yogyakarta (ANTARA) - Perpustakaan Kota Yogyakarta terus melakukan berbagai inovasi untuk mendukung peningkatan literasi masyarakat di kota pendidikan tersebut, salah satunya dengan meluncurkan inovasi teranyar mereka yang kemudian diberi nama Faliha.

“Faliha adalah Fasilitas Literasi di Halte Transjogja. Untuk saat ini, kami memberikan fasilitas baca di salah satu halte Transjogja yang berada di depan Perpustakaan Alternatif Yogyakarta (Pevita) Jalan Mayjend Sutoyo,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, upaya untuk meningkatkan literasi kepada masyarakat bisa dari mana saja, salah satunya dengan penyediaan pojok baca di tempat-tempat yang strategis, termasuk di halte Transjogja.

Wahyu berharap, calon penumpang moda transportasi umum yang sedang menunggu bus tidak lagi merasa bosan karena bisa membaca berbagai majalah populer yang disiapkan di halte tersebut.

“Sambil duduk menunggu bus, calon penumpang bisa memperoleh berbagai informasi populer dari majalah yang disiapkan di rak yang menempel di halte,” katanya.

Selain meningkatkan literasi masyarakat, Wahyu menambahkan, keberadaan fasilitas baca tersebut bisa menguatkan berbagai predikat yang disandang Kota Yogyakarta seperti kota budaya, kota pendidikan, dan kota pariwisata.

“Kami ingin menjadi bagian dari upaya untuk menguatkan berbagai predikat Kota Yogyakarta, khususnya kota pendidikan. Yogyakarta dinilai bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi siapa saja yang menuntut ilmu. Kondisi ini menjadi daya tarik banyak orang untuk kemudian bersekolah di Yogyakarta,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta juga sudah memiliki sejumlah inovasi untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat dengan penyediaan pojok baca di ruang publik.

Inovasi tersebut, di antaranya Pocahontas yaitu pojok baca di Kotabaru, Casandra, dan Kalisha yang berada di bagian selatan Yogyakarta.

Selain itu, pojok baca Ocamanisa yang berada di Perguruan Taman Siswa Yogyakarta, Doroti atau pojok baca di Masjid Diponegori Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Camelia yaitu pojok baca di Gereja Mergangsan.

“Sampai saat ini, sudah ada 10 pojok baca di ruang publik,” katanya.
 

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar