Yogyakarta menargetkan hasil maksimal di lomba kelurahan nasional

id Kelurahan,lomba nasional,yogyakarta

Yogyakarta menargetkan hasil maksimal di lomba kelurahan nasional

Kompleks Balai Kota Yogyakarta (Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta memasang target maksimal pada lomba kelurahan terbaik tingkat nasional pada tahun ini setelah hasil baik yang selalu diperoleh kota tersebut pada lomba rutin tahunan yang digelar Kementerian Dalam Negeri tersebut.



“Saat ini, sudah ada lima kelurahan yang lolos seleksi di tingkat Kota Yogyakarta,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat di Yogyakarta, Minggu.



Kelima kelurahan yang lolos seleksi tersebut adalah Kelurahan Cokrodiningratan, Terban, Suryatmajan, Warungboto dan Purbayan. Pada 2019, Kelurahan Cokrodiningratan meraih gelar kelurahan terbaik ketiga di Regional Jawa-Bali.



“Awal pekan depan, kami akan lanjutkan dengan ekspose dan verifikasi ke lapangan untuk mengetahui kondisi riil sekaligus mencocokkan dengan data yang sudah disampaikan saat paparan,” katanya.



Sebelumnya, sejumlah kelurahan di Kota Yogyakarta pernah menorehkan prestasi baik di lomba tingkat nasional tersebut, yaitu Kelurahan Rejowinangun dan Pandeyan. “Harapannya, pada lomba tahun ini, kelurahan di Kota Yogyakarta bisa mewakili DIY dan meraih prestasi terbaik di nasional,” katanya.



Pada lomba tahun ini, fokus penilaian akan dilakukan terhadap beberapa aspek seperti penerapan e-government dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari termasuk untuk pelayanan masyarakat.



Selain itu, juga akan dilakukan penilaian terhadap potensi dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang sudah dilakukan wilayah, upaya pengentasan kemiskinan, dan inovasi pelayanan publik.



Octo menambahkan, lomba ini merupakan upaya untuk sekaligus mengevaluasi berbagai perkembangan yang sudah dicapai kelurahan seperti kemajuan pemerintahan, pembangunan, dan penyelenggaraan pelayanan publik termasuk kendala-kendala yang dihadapi serta upaya untuk mengatasinya.



Salah satu kendala yang kerap dilontarkan kelurahan, lanjut Octo adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) untuk menjalankan berbagai tugas dan fungsi pelayanan di kelurahan.



“Keterbatasan SDM tersebut justru perlu dilihat sebagai sebuah tantangan untuk efektivitas dan efisiensi kerja guna mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di kelurahan,” katanya.



Selain melakukan penilaian atau evaluasi kinerja di kelurahan, Pemerintah Kota Yogyakarta juga melakukan evaluasi perkembangan kecamatan. “Tahun lalu, Kecamatan Kotagede memperoleh penilaian yang baik saat evaluasi kinerja dan pelayanan publik,” katanya.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar