Personel gabungan Kulon Progo bersihkan tempat umum antisipasi COVID-19

id COVID-19,Polres Kulon Progo,Stasiun Wates,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 201

Personel gabungan Kulon Progo bersihkan tempat umum antisipasi COVID-19

Personel gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo membersihkan Stasiun Wates untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA/Sutarmi

Kulon Progo (ANTARA) - Personel gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membersihkan tempat-tempat umum untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

Ketua TIM 1 Bakti Sosial Antisipasi Corona, AKP Heru Meiyanto, di Kulon Progo, Minggu, mengatakan sasaran kegiatan itu, Stasiun Wates, Terminal Wates, dan sejumlah rumah ibadah.

"Kegiatan ini pastinya menyasar titik-titik yang disinyalir paling banyak disentuh orang," kata dia.

Ia mengatakan personel gabungan dibagi menjadi beberapa tim untuk kemudian disebar di tempat-tempat tersebut.

Berbekal kain lap beserta cairan pembersih, mereka melakukan pembersihan beberapa fasilitas umum yang kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat.



Seperti halnya di Stasiun Wates, personel gabungan membersihkan area pintu masuk, ruang tunggu penumpang, loket penjualan tiket, hingga mushalla.

"Kami berharap masyarakat menjaga kebersihan dan penumpang kereta dan bus selalu menjaga kebersihan," kata dia.

Kepala Stasiun Wates Aris Sukendar mengucapkan terima kasih atas adanya kegiatan itu.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit, pihaknya telah menyediakan cairan pembersih tangan di sejumlah titik dan masker yang dibagikan cuma-cuma kepada penumpang.

"Kami juga akan segera menyediakan termogun guna memeriksa suhu tubuh calon penumpang. Apabila suhu tubuh penumpang mencapai 38 derajat Celcius, maka harus mendapat rekomendasi terlebih dahulu dari unit kesehatan setempat jika hendak menggunakan fasilitas transportasi kereta," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar