Dinkes Bantul keluarkan 66 surat keterangan selesai isolasi mandiri COVID-19

id covid bantul,pasien covid,covid-19,penanganan corona,virus corona,corona,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Dinkes Bantul keluarkan 66 surat keterangan selesai isolasi mandiri COVID-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Budi Raharjo saat menyampaikan keterangan pers mengenai penanganan COVID-19 di Bantul, DIY. (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengeluarkan 66 surat keterangan selesai isolasi mandiri bagi warga Bantul yang mempunyai riwayat kontak fisik dengan seorang warga yang kemudian dinyatakan positif terserang COVID-19.

"Kami akan mengeluarkan 66 surat keterangan sudah selesai melakukan isolasi diri terkait dengan kontak erat risiko tinggi, semua dalam kondisi sehat, ini akan kita keluarkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo di Bantul, Rabu.

"Surat keterangan itu (dikeluarkan) berturut-turut tergantung tanggal mereka kontak terakhir. Pejabat siapapun yang sudah kita tracing (lacak) tertera namanya, kami pantau kesehatannya bagus, dan melewati masa inkubasi 14 hari kita keluarkan surat keterangan," ia menambahkan.

Dinas Kesehatan menyarankan warga yang pernah berhubungan langsung dengan pasien COVID-19 mengisolasi diri di rumah selama 14 hari sejak terakhir melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Pada 19 Maret 2020, Kepala Kejaksaan Negeri Bantul dinyatakan positif terserang COVID-19. Ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati.

Sebelum dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona tipe baru, beberapa pejabat pemerintah termasuk Bupati Bantul membesuk Kepala Kejaksaan Negeri di rumah sakit.

Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bantul kemudian menelusuri siapa saja yang melakukan kontak fisik dengan Kepala Kejaksaan Negeri dan mendapati bahwa ada sekitar 170 orang di Bantul yang berhubungan dengan dia. 

"Hampir sekitar 170 orang ada di Bantul, belum di luar Bantul, mereka sudah isolasi diri dan hampir semua minggu ini selesai dalam masa observasi, termasuk Bupati Bantul. Dan teman-teman yang sempat besuk tidak ada yang menunjukkan gejala, semua dalam kondisi sehat," kata Agus.

Hingga 24 Maret 2020, ada 19 orang pasien dalam pengawasan terkait COVID-19 yang sedang menjalani rawat inap, satu di antaranya sudah dinyatakan terserang virus corona. Selain itu ada dua orang dalam pemantauan (ODP) yang menjalani rawat inap.

 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar