KPU Gunung Kidul tunggu kebijakan lanjutan tahapan Pilkada 2020

id Pilkada 2020 Gunung Kidul,KPU Gunung Kidul,Gunung Kidul

KPU Gunung Kidul tunggu kebijakan lanjutan tahapan Pilkada 2020

Ketua KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih menunggu kebijakan dari KPU RI terkait dengan kelanjutan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 setelah adanya keputusan penundaan empat tahapan.

"Kami belum mengetahui kelanjutannya seperti apa karena masih menunggu kebijakan dari KPU RI," kata Ketua KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani di Gunung Kidul, Senin.

Empat tahapan yang ditunda meliputi pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), pelaksanaan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan, pembentukan panitia pemutakhiran data pemilih, dan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih.

Keputusan penundaan tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 179/PL-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19. Keputusan ini diperkuat dalam Surat Edaran KPU No.8/2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU Nomor 179/PL-Kpt/01/KPU/III/2020.

Ia mengatakan setelah adanya keputusan penundaan empat tahapan pilkada, pihaknya mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah mulai 23 Maret hingga 31 Maret 2020. Kebijakan dilakukan sebagai partisipasi pencegahan penyebaran COVID-19.

Meskipun menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, Ahmadi Ruslan memastikan KPU Gunung Kidul sudah menyelesaikan seluruh tahapan pelaksanaan pilkada, kecuali yang ditunda.

Ia mencontohkan KPU Gunung Kidul sudah menyelesaikan tahapan verifikasi administrasi terhadap berkas dukungan dari pasangan bakal calon perseorangan. Namun demikian, ia belum mau mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut karena baru akan diumumkan dan diserahkan ke bakal calon saat ada putusan tahapan dilanjutkan.

"Nanti pasti kami umumkan, tapi kami masih menunggu kelanjutannya seperti apa,” katanya.

Sementara itu, anggota KPU Gunung Kidul Rohmad Qomarudin berharap pandemi COVID-19 dapat diatasi secepatnya, sehingga pelaksanaan pilkada tidak terganggu.

"Semoga segera membaik dan tahapan pilkada bisa kembali normal dan sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” katanya.
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar