Presiden nyatakan RS Darurat Pulau Galang siap beroperasi Senin

id Jokowi,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Presiden nyatakan RS Darurat Pulau Galang siap beroperasi Senin

Presiden Joko Widodo hendak meninjau Rumah Sakit Darurat di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu (1/4). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat untuk penanganan COVID-19, yang berada di Pulau Galang, Kepulauan Riau, siap dioperasikan selambat-lambatnya pada Senin (6/4) pekan depan.



“Maksimal Senin (6/4) bisa dioperasikan, memang ada keterlambatan tiga hingga empat hari, karena transportasi bahan material, karena terkendala cuaca,” kata Presiden dalam telekonferensi pers di sela peninjauan rumah sakit darurat tersebut di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu.



Dalam peninjauan itu, Presiden didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono



Kepala Negara mengatakan sebenarnya pemerintah tidak ingin RS tersebut digunakan. Presiden lebih menginginkan tidak ada lonjakan pasien positif COVID-19, yang memaksa pemerintah harus mengoperasikan RS tersebut. Saat ini, pemerintah hanya ingin memastikan kesiapan operasional RS tersebut, agar jika tidak ada kendala saat hendak digunakan.



“Semuanya ini kita rencanakan, dan kita siapkan. Kita berharap tidak terjadi, tapi paling tidak, kita siap, seperti Wisma Atlet (Kemayoran, Jakarta,-red) kita siapkan 2.400 kamar tapi alhamdulilah sampai saat ini baru digunakan 400,” ujar Jokowi.



RS darurat di Pulau Galang ini, ujar Jokowi, memiliki kapasitas 360 kasur (bed), ditambah 20 ruang isolasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan 30 ruang isolasi non-IGD.



“(RS) ini dibangun untuk menyiapkan. Kalau semua sudah selesai, baru kita alihkan penggunaannya ke yang lain. Rencananya ke RS-RS penyakit menular dan keperluan riset,” kata Kepala Negara.

Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar