Gugus Tugas akan uji coba alat pemeriksaan TB-TCM untuk tes COVID-19

id Achmad Yurianto, TB-TCM, Gugus Tugas COVID-19,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus

Gugus Tugas akan uji coba alat pemeriksaan TB-TCM untuk tes COVID-19

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Rabu (1/4/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan melakukanuji coba alat pemeriksaan TB-TCM (Tes Cepat Molekuler) untuk memeriksa pasien bergejala COVID-19.

"Dalam waktu dekat kita akan memanfaatkan mesin pemeriksaan TB-TCM yang selama ini sudah terpasang di lebih dari 132 rumah sakit dan kemudian di beberapa puskesmas terpilih untuk kita konversi agar mampu digunakan untuk pemeriksaan COVID-19," kata Yuri dalam konferensi pers di Gedung Graha BNPB, Rabu.

Yuri mengatakan saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sudah mulai menyiapkan cartridge khusus untuk pemeriksaan COVID-19 menggunakan sistem TCM itu.

Yuri berharap penyediaan cartridge khusus TB-TCM untuk pemeriksaan COVID-19 dapat sejalan dengan pelatihan sumber daya petugas medis yang akan mengoperasionalkan alat itu karena tentunya ada perbedaan pengaturan untuk pemeriksaan dua virus yang berbeda itu.

"Kita optimistis dalam pekan ini sudah melakukan itu (menggunakan TB-TCM untuk pemeriksaan COVID-19). Dan kita arahkan mulai hari ini, paling tidak besok untuk cartridge sudah masuk dan melakukan uji coba mesin," kata Yuri.

Kehadiran inovasi itu, diharapkan dapat mempercepat proses analisis hasil dari masyarakat yang melakukan tes COVID-19 dibanding dengan metode saat ini.

Analisis ini lebih cepat karena dapat langsung menunjukkan seseorang positif atau tidak terinfeksi COVID-19, berbeda dengan sistem tes cepat (rapid test) yang saat ini hanya menunjukkan reaksi antibodi dari pengecekan darah.

Hingga Rabu sore tercatat 1.677 orang di Indonesia positif COVID-19, sebanyak 103 orang di antaranya sembuh dan 157 meninggal.
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar