Agen Ozil mengajak pemain Liga Inggris tolak rencana pemotongan gaji

id Mesut Ozil,Erkut Sogun,liga inggris

Agen Ozil mengajak pemain Liga Inggris tolak rencana pemotongan gaji

Suasana Carrow Road saat Liga Premier ditunda akibat kenaikan kasus positif virus corona di seluruh dunia, di Carrow Road, Norwich, Inggris, Sabtu (14/3/2020). (ANTARA FOTO/Action Images via Reuters/Peter Cziborra/foc/cfo)

Jakarta (ANTARA) - Agen bintang Arsenal Mesut Ozil, Erkut Sogun, mengajak para pemain Liga Inggris untuk menolak rencana pemotongan gaji yang tengah didiskusikan untuk diterapkan terkait pandemi COVID-19.

Liga Inggris pada pekan lalu mengonfirmasi bahwa pihak klub telah setuju untuk berkonsultasi dengan para pemainnya terkait pemotongan gaji sebesar 30 persen.

"Ini tidak mudah bagi semua orang, namun inilah saatnya bagi klub untuk berbicara langsung kepada para pemain dan perwakilannya untuk memecahkan masalah ini," kata Sogut pada webinar Football Business Academy.




"Inilah yang masih kurang kita lakukan. Dan satu hal yang dapat dilakukan adalah penangguhan. Inilah awalnya, untuk berkata, "Ayo tunda pembayaran-pembayaran ini sampai akhir tahun ini atau tahun depan."

"Itu merupakan sesuatu yang dapat disepakati oleh para pemain dan klub, maka klub-klub tahu mereka tidak akan memiliki masalah uang dan bergerak untuk tiga tahun mendatang. Penangguhan merupakan perlindungan untuk semua orang," tambahnya.




Sebelum Sogut menyuarakan opininya, dua sosok besar lain di Inggris telah menyatakan keberatannya terhadap rencana pemotongan gaji para pemain Liga Inggris. Dua sosok tersebut adalah mantan pemain timnas Inggris yakni Wayne Rooney dan Gary Neville.

Rooney berkata bahwa tidak semua pesepak bola dapat digeneralisir sebagai pekerjaan bergaji besar. Sedangkan Neville merasa para pesepak bola semestinya dimintai donasi, dan bukan dikenakan pemotongan gaji.
 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar