Karier Kevin De Bruyne tidak tergantung Pep Guardiola

id Kevin de Bruyne,Pep Guardiola,Manchester City,Liga Inggris

Karier Kevin De Bruyne tidak tergantung Pep Guardiola

Kevin de Bruyne mengatakan bahwa kariernya tidak tergantung Pep Guardiola.(independent.co.uk)

Jakarta (ANTARA) - Kevin De Bruyne mengatakan bahwa ia "sangat bahagia" di Manchester City dan masa depannya di klub tidak tergantung dengan nasib pelatih Pep Guardiola.

Gelandang timnas Belgia tersebut telah menjelma menjadi salah satu pemain bintang Liga Premier Inggris di bawah Guardiola sejak ia menjadi juru taktik di Stadion Etihad pada 2016.

Kontrak Guardiola di City saat ini akan habis pada Juni 2021, meski pelatih asal Spanyol itu mengatakan pada November bahwa ia terbuka untuk memperpanjang kontraknya bila pihak klub menginginkannya.

Namun, De Bruyne melihat masa depan jangka panjangnya bersama City bahkan tanpa Guardiola. Pemain berusia 28 tahun tersebut menolak klaim bahwa rencana pelatihnya akan memengaruhi pilihan kariernya.

"Tidak terlalu," katanya kepada media Belgia Het Laatste Nieuws yang dilansir Sky Sports pada Senin (03/5). "Saya rasa Pep telah mengatakan bahwa ia akan bertahan sampai akhir tahun depan, apa pun yang terjadi. Saya rasa kontraknya sudah habis saat itu."

"Kita harus menunggu, tetapi saya tidak akan membuat keputusan berdasarkan apa yang ia lakukan. Saya sudah pernah bekerja di bawah pelatih lain dan ketika Pep pergi, saya harus terus bekerja dengan orang lain."

"Beberapa tahun terakhir banyak klub bertanya dan telah menanyakan rencana masa depan saya, tetapi saya sangat senang di Manchester City. Saya bermain untuk salah satu tim terbaik di dunia, saya bermain di Inggris, menurut saya liga Inggris adalah liga paling kompetitif."

"Merupakan sebuah tantangan untuk menjadi yang terbaik di sini dan menang. Itu adalah sesuatu yang saya harus terus lakukan dalam karier saya."

Kontrak De Bruyne sendiri dengan The Citizens akan berakhir hingga Juni 2023, tetapi klub masih harus menjalani hukuman larangan bermain di kompetisi Eropa selama dua tahun karena melanggar aturan Financial Fair Play UEFA.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar