Kampung Sayur Yogyakarta dukung pemenuhan kebutuhan pangan saat pandemi COVID-19

id Kampung sayur,ketahanan pangan,pandemi covid

Kampung Sayur Yogyakarta dukung pemenuhan kebutuhan pangan saat pandemi COVID-19

Ilustrasi penjualan bibit tanaman (Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Program kampung sayur dan lele cendol yang sudah berjalan setidaknya di satu kampung di tiap kelurahan di Kota Yogyakarta dinilai mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah pandemi COVID-19.



“Beberapa kampung saat ini bahkan sedang panen cabai. Sedikit banyak bisa mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli kebutuhan pangan di tengah masa pandemi seperti sekarang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Rabu.



Menurut dia, sejumlah kampung yang sedang panen cabai di antaranya berada di Kecamatan Ngampilan.



“Tadinya, ada wilayah yang malas mengembangkan kampung sayur dan lele cendol. Tetapi, sekarang baru terasa manfaatnya sehingga mereka pun kembali giat menanam,” katanya.



Dengan meningkatnya kegiatan menanam, lanjut Sugeng, kebutuhan bibit tanaman pun mengalami kenaikan sehingga Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta kemudian memberikan bantuan bibit.



“Kami berikan bantuan bibit sayuran yang mudah penanamannya dan bisa dipanen cepat, misalnya selada, kangkung, dan cabai,” katanya.



Sugeng berharap, masyarakat sudah bisa memetik hasil dari tanaman yang mereka tanam secara mandiri tersebut dalam waktu sekitar dua bulan, bahkan ada yang lebih cepat.



“Konsep kampung sayur dan lele cendol adalah menjadikan sebuah wilayah sebagai kampung pangan lestari atau rumah pangan lestari, yaitu masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pangan dari lingkungan sekitarnya,” katanya.



Ia menambahkan, kegiatan menanam dan memelihara tanaman juga merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu karena sebagian besar warga menghabiskan waktu di rumah guna mencegah penularan virus corona.



“Selain bibit sayuran, kami pun menyediakan berbagai bibit tanaman, seperti buah-buahan, tanaman obat, bahkan tanaman hias yang bisa dibeli dengan harga yang cukup murah,” katanya.

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar