Kereta api di India hantam pekerja migran yang tidur di rel

id Kereta api India,hantam pekerja migran,virus corona

Kereta api di India hantam pekerja migran yang tidur di rel

Para pekerja migran berjalan menuju terminal bus di Ghaziabad, New Delhi, Minggu (29/3/2020). Ribuan pekerja memilih untuk pulang ke kampung halaman mereka setelah pemerintah India memberlakukan "lockdown" selama 21 hari untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi/pras.

New Delhi (ANTARA) - Kereta api di India menghantam sekelompok pekerja migran yang tidur di rel kereta pada Jumat hingga menewaskan sedikitnya 14 orang, yang tampaknya sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman, menurut Kementerian Kereta Api dan media.

Puluhan ribu orang berjalan pulang dari kota-kota besar di India setelah kehilangan pekerjaan akibat kebijakan penguncian COVID-19 untuk mencegah penyebaran virus corona sejak akhir Maret.

Masinis berupaya menghentikan kereta barang tersebut ketika ia melihat para pekerja berada di lintasan rel di Negara Bagian Maharashtra, kata kementerian,  yang menambahkan bahwa pihaknya telah memerintahkan penyelidikan insiden tersebut dilakukan.

"Saya baru saja mendengar kabar menyedihkan tentang para pekerja yang dihantam kereta, proses evakuasi sedang berlangsung," kata Menteri Kereta Api Piyush Goyal melalui akun Twitter.

Selama karantina wilayah, seluruh transportasi umum dihentikan sementara sehingga para migran yang hendak pulang ke kampung mereka terkadang harus berjalan menempuh jarak jauh.

Pemerintah India memperpanjang karantina wilayah sampai 17 Mei.

Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar