Sultan HB X : tenaga medis patriot kemanusiaan

id sultan,Gubernur DIY,Pemda DIY,tenaga medis,patriot

Sultan HB X : tenaga medis patriot kemanusiaan

Gubernur Daereah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengucapkan terima kasih kepada para tenaga medis sebagai patriot kemanusiaan yang berada di garda terdepan melawan COVID-19.

"Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang dalam kepada para dokter, paramedis dan perawat serta tenaga non-medis Iainnya. Andaikan dalam sebuah pertempuran, mereka yang berada di front terdepan itu, sejatinya adalah patriot-patriot bangsa," kata Sultan Hemangku Buwono X dalam program #SultanMenyapa Jilid 5 dengan judul "Terima Kasih Bagi Patriot Kemanusiaan" di Yogyakarta, Selasa.

Merebaknya pandemi corona, menurut Sultan, telah mengubah semua aspek kehidupan secara drastis, seakan terjadi diskontinuitas oleh disrupsi penyakit ini.



"Selain membawa duka bagi sebagian dari kita, juga menimbulkan kesulitan keuangan bagi banyak orang," kata Sultan.

Para tenaga medis, lanjut Sultan, adalah pahlawan kemanusiaan yang rela gugur, dan para pejuang yang hingga kini masih bertarung nyawa di rumah sakit-rumah sakit dan berbagai tempat di mana saja.

"Merekalah yang tiada putus mengabdikan diri menunaikan misi kemanusiaan untuk kita yang berada di rumah. Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita semua," kata Raja Keraton Yogyakarta ini.

Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan bahwa #SultanMenyapa Jilid 5 dengan judul "Terimakasih bagi, para Patriot Kemanusiaan" ingin menyampaikan bahwa dalam menghadapi wabah corona, dunia kesehatan menjadi pasukan elit, prajurit pilih tanding yang berjibaku melawan musuh yang tak dapat ditangkap dengan indra penglihatan ini.

"Sering kali mereka mengabaikan keselamatan diri pribadinya sendiri demi tanggung jawab dan pengabdian ini," kata dia.

Oleh sebab itu, setiap elemen harus menjadi bagian jejaring multihelix yang secara sadar saling memperkuat satu sama lain, dengan perannya masing-masing, memperlancar setiap proses kerja agar hasilnya maksimal.

"Jangan biarkan tenaga kesehatan berjuang sendiri. Seluruh elemen harus bersama-sama kerja mendukung dunia medis," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar