Tips menyimpan sikat gigi yang benar agar tak berkuman

id sikat gigi, simpan sikat gigi,kesehatan gigi dan mulut,tips sehat,tips bugar,Kesehatan

Tips menyimpan sikat gigi yang benar agar tak berkuman

Ilustrasi sikat gigi (Pixabay)

Jika Anda memiliki penyakit sistemik atau gangguan kekebalan tubuh, Anda bisa merendamnya dalam obat kumur antibakteri.
Jakarta (ANTARA) - Menjaga kebersihan sikat gigi, salah satunya termasuk menyimpannya dengan benar demi menunjang kesehatan gigi dan mulut Anda. Bagaimana caranya?

"Perhatikan kebersihan sikat gigi, tutup sikat. Perhatikan bulu sikat, pilih bulu sikat yang halus," kata dokter gigi Anggi Pratiwi dalam diskusi "Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi", via daring, Kamis.

Anggi menyarankan Anda menggunakan penutup sikat yang memungkinkan sirkulasi udara dan mencegah jamur, tetapi tidak sepenuhnya tertutup. Kurangnya udara dapat menumbuhkan bakteri.

Baca juga: Kemlu pastikan pemeriksaan kesehatan ABK WNI untuk cegah kasus impor

Sebelumnya, bersihkan dulu sikat gigi, yakni membilasnya dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran usai menyikat gigi.

Jika Anda memiliki penyakit sistemik atau gangguan kekebalan tubuh, Anda bisa merendamnya dalam obat kumur antibakteri, menurut asisten profesor klinis University of Florida College of Dentistry, Sharon Cooper seperti dilansir WebMD.

Setelah itu, simpan dengan benar. Setelah digunakan, jangan masukkan sikat gigi basah itu kembali ke rak atau cangkir kamar mandi Anda.

Simpan dengan tegak, di rak atau cangkir dan taruhlah di tempat yang memungkinkan sikat yang basah mengering.

"Sikat gigi bisa terkontaminasi dengan organisme mikroba oral setiap kali menyentuh mulut," kata Cooper.

Baca juga: Benarkah, Tidur berlebihan selama Ramadhan buruk untuk kulit

Virus dan bakteri dari mulut orang yang terinfeksi bisa hidup berminggu-minggu di permukaan sikat gigi dan terus menyebabkan penyakit.

Bahkan mikroorganisme yang normal dan sehat dapat menyebabkan infeksi, terutama jika mereka memasuki jaringan gusi Anda karena cedera misalnya sariawan.


 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2024