Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah menjadi 135 orang

id Sembuh,COVID-19,Yogyakarta

Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah menjadi 135 orang

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X saat meninjau Laboratorium Virologi BBTKLPP Yogyakarta, di Jalan Imogiri Timur, Bantul, Rabu (18/3/2020). (ANTARA/Luqman Hakim)

ada penambahan dua kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga total kasus positif di DIY menjadi sebanyak 228 orang.
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di daerah itu,  pada 27 Mei 2020 bertambah tiga orang sehingga total menjadi 135 orang.

"Penambahan kasus sembuh, di mana telah memperoleh hasil laboratorium negatif dua kali berturut rurut, sebanyak tiga kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu.

Berty mengatakan tiga pasien yang dinyatakan sembuh seluruhnya dari Kabupaten Sleman, yakni pasien Kasus 49, perempuan berusia 65 tahun, pasien Kasus 94, laki-laki berusia 56 tahun, serta pasien Kasus 213, laki-laki berusia 16 tahun.

Meski demikian, ia menyatakan ada penambahan dua kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga total kasus positif di DIY menjadi sebanyak 228 orang.

Dua pasien itu, yakni pasien Kasus 229, berusia 36 tahun (perempuan), asal Kota Yogyakarta, dengan riwayat perjalanan dari Surabaya dan Kasus 230 berusia 42 tahun (perempuan), asal Sleman, dengan riwayat kontak masih ditelusuri.

Pemda DIY mencatat total orang dalam pemantauan (ODP) di DIY hingga Rabu (27/5), mencapai 6.458 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah diperiksa terkait dengan COVID-19 (dengan tes swab) tercatat 1.438 orang.

Dari jumlah PDP tersebut, 1.050 orang di antaranya dinyatakan negatif COVID-19, 228 orang positif di mana 135 orang di antaranya sembuh, dan delapan meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 160 orang dengan 21 di antaranya telah meninggal.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar