Tim gabungan Gunung Kidul mencari nelayan terjatuh ke laut

id Nelayan terjatuh,SAR Gunung Kidul,Gunung Kidul

Tim gabungan Gunung Kidul mencari nelayan terjatuh ke laut

Tim gabungan yang terjadi dari SAR Satlinmas Wilayah II Baron, TRC BPBD Gunung Kidul, Basarnas, Tagana, Polsek Panggang, Lanal Pos Gesing, Airud Pos Gesing, dan dibantu nelayan masih melakukan pencarian korban. (Foto ANTARA/HO-Surisdiyanto)

Gunung Kidul (ANTARA) - Tim gabungan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pencarian terhadap nelayan Ngatijo, 40 tahun, yang terjatuh ke laut dari tebing Kesirat Girikarto, Kecamatan Penggan, saat mencari lobster pada Senin sekitar pukul 03.00 WIB.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto di Gunung Kidul, Senin, mengatakan saat ini, tim gabungan yang terjadi dari SAR Satlinmas Wilayah II Baron, TRC BPBD Gunung Kidul, Basarnas, Tagana, Polsek Panggang, Lanal Pos Gesing, Airud Pos Gesing, dan dibantu nelayan masih melakukan pencarian korban.

"Kami menerjunkan kurang lebih dari 80 personel dalam pencarian ini. Hingga sore ini korban masih dalam pencarian," kata Surisdiyanto.

Ia mengatakan berdasarkan keterangan saksi dari nelayan yang melihat kejadian, kejadian berawal pada Senin (8/6), sekitar 03.00 WIB, korban Ngatijo bersama Wasgiyanto (saksi), 40 tahun, hendak menarik jaring krendet di Watu Bolong tepatnya di selatan Pantai Kesirat. Saat saksi sudah selesai menarik jaring krendet, kemudian bergegas akan balik pulang. Tetapi sebelum pulang, saksi menunggu korban di parkiran.

Setelah beberapa jam korban belum kembali ke parkiran, saksi tersebut kembali memastikan di lokasi ada beberapa jaring krendet yang belum berhasil dinaikkan korban. Diduga korban terjatuh dari atas tebing dari ketinggian lebih dari 50 meter saat menarik jaring krendet.

"Pada 09.00 WIB, saksi melapor ke petugas SAR. Setelah mendapat laporan, petugas langsung cek lokasi dan melakukan pencarian korban," kata Surisdiyanto.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Marjono menambahkan saat ini pencarian masih dilakukan di sekitar tebing oleh personil SAR dan warga.

"Kami berharap korban segera ditemukan. Pencarian korban terkendala angin kencang dan pencarian di darat terkendala medan yang sulit dan terjal," kata Marjono.
 
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar