Klaster Pedagang Ikan mendominasi tambahan pasien positif COVID-19 di DIY

id Covid-19,DIY,Positif,Klaster pedagang ikan,Klaster Pedagang Ikan,pasien positif COVID-19 di DIY

Klaster Pedagang Ikan mendominasi tambahan pasien positif COVID-19 di DIY

Dokumentasi - Kendaraan melintas di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta, DI Yogyakarta, Sabtu (18/4/2020). Selama masa pandemi COVID-19, sejumlah ruas jalan di Yogyakarta kembali ramai oleh aktivitas warga di luar ruang yang dapat menghambat upaya penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/wsj)

Selain empat pasien asal Gunung Kidul itu, menurut dia, tercatat tambahan satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 asal Bantul berusia empat tahun. Pasien kasus 271 ini memiliki riwayat perjalanan dari Bekasi.
Yogyakarta (ANTARA) - Klaster pedagang ikan di Gunung Kidul mendominasi tambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah empat orang, dari total lima kasus baru positif COVID-19 pada 14 Juni 2020.

"Pada hari ini tanggal 14 Juni 2020, laporan hasil pemeriksaan laboratorium terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY ada lima kasus sehingga jumlah kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 269 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih melalui keterangann resminya di Yogyakarta, Minggu.

Berty menyebutkan empat pasien laki-laki hasil penelusuran Dinkes Gunung Kidul pada kasus pemasok ikan terdiri atas pasien kasus 267 berusia 40 tahun, pasien kasus 268 berusia 54 tahun, pasien kasus 269 berusia 39 tahun, dan pasien kasus 270 berusia 53 tahun.

Baca juga: Klaster pedagang ikan tambah jumlah pasien COVID-19 di Gunung Kidul

Selain empat pasien asal Gunung Kidul itu, menurut dia, tercatat tambahan satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 asal Bantul berusia empat tahun. Pasien kasus 271 ini memiliki riwayat perjalanan dari Bekasi.

Berty juga mencatat tambahan enam kasus sembuh dari COVID-19 yakni pasien kasus 39, laki-laki, berusia 51 tahun (Kota Yogyakarta), pasien kasus 69, perempuan, berusia 65 tahun (Bantul), pasien kasus 96, laki-laki, berusia 73 tahun (Sleman), pasien kasus 99, perempuan, berusia 49 tahun (Bantul), pasien kasus 233, perempuan, berusia 22 tahun (Sleman), dan pasien kasus 241, laki-laki, berusia 27 tahun (Gunung Kidul).

Baca juga: Gunung Kidul tolak ratusan kendaraan wisatawan menuju pantai

Menurut dia, laporan penambahan kasus COVID-19 tersebut berasal dari pemeriksaan 286 spesimen dari sebanyak 227 orang.

Selain itu, berdasarkan laporan rumah sakit tercatat satu PDP berusia 83 tahun berjenis kelamin laki-laki asal Bantul yang meninggal dalam proses laboratorium dan telah diambil swab.

Berdasarkan data Pemda DIY, total orang dalam pemantauan (ODP) di DIY hingga Minggu (14/6) mencapai 7.147 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah diperiksa terkait dengan COVID-19 (dengan tes swab) tercatat 1.707 orang.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 755 menjadi 14.531 orang

Dari jumlah PDP tersebut, 1.293 orang di antaranya dinyatakan negatif corona, 269 orang positif di mana 210 orang di antaranya sembuh, dan delapan meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 145 orang dengan 24 di antaranya telah meninggal.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar