Pemkab Kulon Progo jamin berikan kemudahan investasi

id kemudahan investasi,Kulon Progo,investor,bupati kulon progo

Pemkab Kulon Progo jamin berikan kemudahan investasi

Bupati Kulon Progo Sutedjo. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kami menyadari Kulon Progo membutuhkan banyak investasi untuk menumbuhkan ekonomi dan mengurangi pengangguran di wilayah ini. ...
Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin untuk memberikan kemudahan investasi yang masuk di wilayah ini dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Bupati Kulon Progo Sutedjo di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan Pemkab Kulon Progo siap memberikan kemudahan berinvestasi sesuai regulasi yang ada, yakni mudah, cepat dan murah.

"Kami menyadari Kulon Progo membutuhkan banyak investasi untuk menumbuhkan ekonomi dan mengurangi pengangguran di wilayah ini. Kemudahan berinvestasi menjadi prioritas dalam percepatan pembangunan," kata Sutedjo.

Baca juga: Kemenhub diminta percepat pencairan ganti rugi jalur kereta bandara

Untuk menunjang iklim investasi yang bagus, lanjutnya, Pemkab Kulon Progo juga sudah menyiapkan sistem tata ruang dalam rangka pengendalian pemanfaatan ruang yang tidak sesuai aturan.

Investor perlu mengetahui penempatannya sesuai zonasi tata ruang yang sudah diplot. Sehingga, jangan sampai investor sudah memilih tempat terlebih dahulu, namun tidak sesuai dengan ketentuan tata ruang.

"Jangan sampai ini jadi hambatan bagi investor. Proses tata ruang itu kita beri tahukan penjelasannya kepada mereka," katanya.

Baca juga: Dinas Pariwisata Kulon Progo uji coba pembukaan Pantai Glagah

Selain itu, bupati juga selalu menekankan kepada seluruh jajarannya, soal haram menerima imbalan di seluruh pelayanan. Pemkab juga mengharamkan pungutan liar dalam memberikan pelayanan calon investor yang akan menanamkan modal di wilayah itu.

"Kami menekankan kepada petugas pelayanan untuk tidak melakukan pungutan-pungutan yang tidak ada kaitannya dengan investasi dan tidak sesuai aturan. Kami mengharamkan biaya-biaya yang tidak ada aturannya. Semua bersih, tidak ada biaya tambahan. Kami menjamin itu dan petugas pelayajan juga sudah memiliki komitmen untuk itu," katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kulon Progo Priyo Santoso mengatakan hambatan lain investasi di Kulon Progo yakni terbatasnya kawasan peruntukan industri. Saat ini kawasan industri berdasarkan RTRW Kulon Progo terpusat di wilayah Kecamatan Sentolo, Nanggulan dan sebagian Lendah. Di sisi lain banyak investor yang sebenarnya ingin berinvestasi di Kulon Progo selain kawasan tersebut.

Baca juga: Kulon Progo minta panitia urus izin lokasi potong hewan kurban

Persoalan lainnya, adalah soal pengadaan tanah. Di Kulon Progo sekarang kan terlalu mahal. Jadi perlu ada dukungan pemda.

"Kami minta pemkab membuat satgas pengelolaan kawasan. Harusnya satu pintu lah. Pemkab beri kemudahan dan kalau bisa jemput bola. Selama ini kan pengadaan tanah sulit, harga mahal sehingga ada yang lari ke daerah lain," katanya,

Priyo mengatakan pemkab harus memanfaatkan keberadaan bandara YIA sebagai daya tarik investasi, juga ternyata belum menunjukkan hasil signifikan.

"Kita akan rekomendasikan pengembangan potensi seperti apalah yang bisa dibangun untuk menarik investor. Mungkin daya dukung infrastruktur atau lainnya," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar