Sleman tetap waspada meski sebagian besar pasien COVID-19 dinyatakan sembuh

id covid sleman,covid yogyakarta,penanggulangan covid

Sleman tetap waspada meski sebagian besar pasien COVID-19 dinyatakan sembuh

Wisatawan mengunjungi Kompleks Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (3/7/2020). Protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 dijalankan di tempat-tempat pariwisata yang sudah dibuka kembali. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Sri Purnomo meminta warganya tetap mewaspadai potensi penularan COVID-19 meski sebagian besar pasien yang terinfeksi virus corona tipe baru sudah sembuh dan tidak ada lagi kecamatan yang berada dalam zona merah penularan.

Menurut data terkini Pemerintah Kabupaten Sleman, jumlah pasien COVID-19 di wilayah Sleman total 128 orang dengan perincian 108 orang atau sekitar 84 persen sudah sembuh, 16 orang atau sekitar 12 persen masih menjalani perawatan, dan empat orang atau sekitar tiga persen meninggal dunia. 

"Yang patut diwaspadai adalah potensi penularan dari pelaku perjalanan dari area terdampak dan orang tanpa gejala," kata Sri Purnomo di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu.

Beberapa kasus COVID-19 yang terdeteksi dalam tiga hari terakhir, menurut dia, terjadi akibat penularan virus dari orang yang baru pulang dari daerah dalam zona merah.

"Kalau di Sleman sendiri saat ini sudah tidak ada kasus positif COVID-19 yang berasal dari transmisi lokal, kasus positif yang terbaru kemungkinan tertular dari luar daerah, karena mereka merupakan pelaku perjalanan," kata Sri Purnomo.

Guna mencegah penularan COVID-19 dari luar daerah, ia menjelaskan, pemerintah kabupaten tetap melakukan pemeriksaan dan pengawasan pada para pelaku perjalanan.

"Namun gugus tugas di Sleman sampai ke tingkat desa masih berjalan dan melakukan pengawasan maupun pemeriksaan pelaku perjalanan, dan ternyata yang bersangkutan positif. Untuk itulah perlunya disiplin, kalau kita lengah dan lupa protokol kesehatan nanti bisa terjadi gelombang selanjutnya yang lebih parah," katanya.

Menurut data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman pada 4 Juli 2020 tidak ada tambahan kasus positif COVID-19.

"Namun untuk DIY ada penambahan satu kasus, sehingga sampai hari ini jumlah kasus COVID-19 di DIY sebanyak 325 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi.

Ia menambahkan, jumlah pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh di DIY pada 4 Juli bertambah empat menjadi 275 orang.

"Tiga dari empat pasien COVID-19 yang sembuh tersebut merupakan warga Sleman, sehingga di Sleman ada penambahan tiga pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar