SMPN 4 Pakem mengembangkan "Gelang Si Cantik" dorong literasi siswa

id Gelang si Cantik,SMPN 4 Pakem,Bupati Sleman,Kabupaten Sleman

SMPN 4 Pakem mengembangkan "Gelang Si Cantik" dorong literasi siswa

Bupati Sleman Sri Purnomo memantau pelaksanaan UNBK SMK. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mengembangkan inovasi 'Gelang Si Cantik' atau Gerakan Literasi Mengangkat Prestasi dengan membaca, menulis serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guna mendorong minat literasi bagi para siswa.

"Inovasi bidang literasi ini mengingat rendahnya kunjungan dan peminjaman bahan pustaka di perpustakaan, akibat siswa saat ini senang menggunakan gawai yang tidak literatif," kata Kepala SMPN 4 Pakem Ponidi di Sleman, Selasa.

Menurut dia, 'Gelang Si Cantik' merupakan program inovasi yang dilaksanakan SMPN 4 Pakem sebagai upaya mendorong setiap siswa menghasilkan karya dan berprestasi dengan 10 kegiatan gerakan literasi yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat.

"Kegiatan dilaksanakan melalui perpaduan kegiatan membaca, menulis, dan memanfaatkan teknologi informasi," katanya.

Ia mengatakan implementasi inovasi Gelang Si Cantik yakni 'reading time' dengan wajib baca buku 15 menit per hari, Jumat Literasi kegiatannya membaca, kisah, dan cerita, Karya Ilmiah Remaja dengan Ekstra kurikuler pendukung.

"Kemudian Workshop Baca Tulis melalui pelatihan menulis bagi siswa dan guru, Pameran Buku dan KIR Buku dipamerkan pada even tertentu. Diskusi Buku Siswa dengan pendampingan guru mengulas buku, jurnalistik Penulisan berita, wawancara, dan fotografi," katanya.

Selain itu, kata Ponidi,  juga diadakan lomba literasi sebagai pemantik untuk meningkatkan budaya literasi, 'Leading' Sekolah Literasi dengan menerapkan kebijakan sekolah dalam penerapan GLS.

"Dan yang paling utama mengembangkan perpustakaan sekolah dan Pojok Literasi untuk membudayakan literasi," katanya.

Inovasi Gelang Si Cantik ini juga dipilih Pemerintahan Kabupaten Sleman sebagai salah satu unggulan yang disertakan dalam lomba inovasi daerah yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Bupati Sleman Sri Purnomo juga telah mempresentasikan Gelang Si Cantik di hadapan 10 orang sebagai tim panel independen yang ditunjuk oleh Kementerian PANRB RI," kata Kasubag Humas Setda Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi.

Presentasi ini dalam rangka lomba inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kementrian PAN RB RI, melalui 'zoom meeting' dilaksanakan di 'Smart Room' Dinas Kominfo Sleman pada Senin Juli 2020.

Dalam presentasinya, Bupati Sleman menyampaikan Gelang Si Cantik merupakan program inovasi yang dilaksanakan SMP N 4 Pakem sebagai upaya untuk mendorong setiap siswa menghasilkan karya dan berprestasi dengan 10 kegiatan gerakan literasi yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat.

Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di SMPN 4 Pakem, dan baru direplikasi oleh tiga sekolah yakni SMPN 1 Depok, SMPN 1 Godean dan SMPN 1 Pakem. sehingga nantinya apa yang dilakukan oleh SMPN 4 Pakem menjadi pelopor bagi SMP se Kabupaten Sleman.

Dampak yang dipetik dari adanya inovasi ini yakni dari segi peningkatan prestasi siswa dari sebelumnya hanya 72 prestasi menjadi 227 prestasi baik tingkat kabupaten, propinsi, nasional maupun internasional setelah adanya program inovasi, adanya karya siswa dan guru, pemanfaatan gawai untuk kegiatan literasi, menumbuhkan budaya literasi dan pembentukan karakter positif bagi siswa," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar