KPU Sleman mengajukan tambahan Rp14,9 miliar untuk protokol kesehatan

id KPU kabupaten Sleman,Pilkada Serentak 2020,Anggaran Pilkada,Pandemi COVID-19,pilkada sleman 2020

KPU Sleman mengajukan tambahan Rp14,9 miliar untuk protokol kesehatan

Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi. Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengajukan anggaran tambahan Rp14,9 miliar ke Pemkab Sleman lewat APBN untuk kebutuhan pemenuhan protokol kesehatan pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di masa pandemi COVID-19.

"Karena pilkada dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19, maka kami juga harus memastikan semua tahapan dapat dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu kami mengajukan anggaran tambahan baik ke pemerintah daerah maupun pusat," kata Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi di Sleman, Rabu.

Menurut dia, pengajuan ke Pemkab Sleman sebesar sebesar Rp4,3 miliar, sedangkan kepada perintah pusat sebesar Rp10,6 miliar.

"Kalau dari Pemkab Sleman sudah ada kesanggupan, dan untuk proses pencairan paling lambat lima bulan sebelum pemungutan suara," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya KPU Kabupaten Sleman mendapat alokasi anggaran sebesar Rp25,1 miliar. Namun karena adanya pandemi COVID-19 maka anggaran bertambah untuk memenuhi protokol kesehatan.

"Diantaranya untuk pemenuhan alat pelindung diri (APD) petugas, pengadaan thermogun, masker, hand sanitizer, sarana cuci tangan, dan lain sebagainya," katanya.

Trapsi mengatakan, anggaran untuk penyiapan sarana prasarana pencegahan COVID-19 butuh dana yang luar biasa.

"Saat ini sudah diajukan, dan Pemda Sleman sudah menyampaikan kesanggupan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam penyelenggaraan pilkada, terutama dalam hal antisipasi penyebaran COVID-19.

"Hal yang terpenting dalam penyelenggaraan pilkada adalah kesehatan dan keamanan seluruh elemen yang terlibat, baik penyelenggara maupun masyarakat. Kami akan terus bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk penyediaan fasilitas kesehatan dan personel sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar