KPU Bantul adakan bimtek pemutakhiran data pemilih pilkada bagi PPK PPS

id Bimtek KPU,kpu bantul, pilkada bantul

KPU Bantul adakan bimtek pemutakhiran data pemilih pilkada bagi PPK PPS

Bimbingan teknis pemutakhiran data pemilih bagi PPK dan PPS pada Pilkada Bantul oleh KPU (Foto KPU Bantul)

Bantul (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar bimbingan teknis pemutakhiran data pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 9 Desember 2020 bagi panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara se-kabupaten.

"Menjelang kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, KPU Bantul menyelenggaraan bimbingan teknis pemutakhiran data pemilih bagi PPK dan PPS se-Kabupaten Bantul," kata Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Bantul Arif Widayanto di Bantul, Jumat.

Menurut dia, bimtek pemutakhiran data pemilih yang diikuti sebanyak 310 orang anggota PPK dan PPS itu dilaksanakan selama dua hari pada Kamis dan Jumat (9 dan 10 Juli) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 selama kegiatan berlangsung.

Arif mengatakan, bimtek bagi PPK dan PPS dilakukan dengan tatap muka karena ada materi simulasi pengisian formulir pendataan pemilih, simulasi pendataan pemilih meliputi pembenahan data pemilih serta pendataan pemilih baru.

"Setelah PPK dan PPS mendapatkan bimtek dari KPU maka selanjutnya akan dilakukan bimtek kepada petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) pada 13 dan 14 Juli 2020 di masing-masing desa," katanya.

Dia mengatakan, PPDP yang rencananya berjumlah 2.081 orang di seluruh 17 kecamatan 75 desa se-Bantul ini selanjutnya akan melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih mulai 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020.

Sementara itu, Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, bahwa untuk kegiatan coklit nanti petugas mendatangi pemilih dari rumah ke rumah dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa masker, sarung tangan sekali pakai serta pelindung wajah (face shiled).

"Petugas pemutakhiran data juga akan menghindari jabat tangan dan diupayakan bertemu di teras atau halaman rumah. Hal ini adalah bagian penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran wabah COVID-19," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar