Gunung Kidul pantau gudang ternak milik masyarakat

id Gudang ternak,Idul Adha,Gunung Kidul

Gunung Kidul pantau gudang ternak milik masyarakat

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto bersama tim petugas melakukan pemeriksaan hewan kurban di gudang ternak milik warga. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pemantauan terhadap gudang ternak milik masyarakat untuk memastikan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 2020.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, Senin, mengatakan pemantauan gudang ternak  tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Paliyan.

"Gudang ternak milik masyarakat Paliyan akan dijual ke warga untuk persiapan hari raya kurban. Hewan ternak dari Gunung Kidul banyak dikirim ke luar daerah, dan harus dilengkapi surat keterangan sehat hewan (SKKH)," katanya.

Ia mencontohkan gudang ternak milik Hasim, hari ini sebanyak 184 ekor dikirim ke Jakarta. Hewan ternak dari Gunung Kidul harus sehat dengan dibuktikan dengan SKKH.

"Predikat Gunung Kidul sebagai gudang ternak harus dijaga," katanya.

Ia mengatakan total populasi hewan ternak sapi di Gunung Kidul ada 153.363 ribu ekor, untuk sapi jantan ada 56 ribu ekor, dan yang siap kurban yakni sapi jantan dewasa ada 19.170 ekor. Kemudian populasi kambing populasi 188.160 ekor, untuk jantan 71.501 ekor, dan kambing siap disembelih 23.520 ekor.

"Tahun lalu ada 3.446 sapi yang disembelih, tahun ini perkiraan menurun kemungkinan karena pandemi," katanya.

Bambang mengatakan harga jual hewan kurban dari pengamatan tim Dinas Pertanian dan Pangan menunjukkan angka kenaikan antara Rp1 juta untuk sapi. Untuk kambing sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu per ekor.

"Untuk sapi jantan dewasa siap kurban, harganya rata-rata Rp19 juta sampai Rp20-an juta. Untuk kambing dewasa Rp2,8 juta sampai Rp3,5 juta per ekor," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar