Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Bantul bertambah 17 orang dan tanpa gejala

id Ruang isolasi

Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Bantul bertambah 17 orang dan tanpa gejala

Ilustrasi ruang isolasi pasien positif COVID-19 (Foto ANTARA/dokumen)

Bantul (ANTARA) - Kasus konfirmasi positif terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta selama 24 jam terakhir bertambah 17 orang yang semua merupakan orang tanpa gejala.

"Informasi hari ini, penambahan positif 17 orang, semua yang positif hari ini tanpa gejala," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan resmi di Bantul, Jumat.

Menurut dia, 17 pasien baru itu adalah kasus nomor 154 laki-laki 57 tahun dari Imogiri, kasus 155 perempuan 36 tahun dari Bambanglipuro, kasus 156 laki-laki 54 tahun dari Kecamatan Bantul, kasus 157 laki-laki 16 tahun dari Sewon, dan kasus 158 perempuan 19 tahun dari Kecamatan Sewon.

Kemudian kasus 159 perempuan 15 tahun asal Sewon, kasus 160 perempuan 21 tahun asal Sewon, kasus 161 perempuan 65 tahun dari Sanden, kasus 162 perempuan 12 tahun dari Banguntapan, dan kasus 163 laki-laki 12 tahun dari Banguntapan serta kasus 164 perempuan 16 tahun asal Kecamatan Banguntapan.

Selanjutnya kasus 165 laki-laki 21 tahun dari Piyungan, kasus 166 perempuan 30 tahun asal Jetis, kasus 167 laki-laki berusia 51 tahun asal Pandak, kasus 168 laki-laki 23 tahun asal Pandak dan kasus 169 perempuan 44 tahun asal Banguntapan, serta kasus 170 perempuan 17 tahun asal Banguntapan.

"Maaf ada yang beda dengan (kasus positif yang diumumkan) DIY karena baru masuk sore ini," kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantul.

Menurut dia, pasien positif COVID-19 yang merupakan tanpa gejala langsung dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul dan beberapa rumah sakit rujukan lainnya. Pihaknya memastikan ketersediaan ruangan isolasi pasien corona masih cukup.

"Kapasitas RSLKC ada 40 bed, dengan cadangan 10 bed untuk kohorting, kohorting itu untuk pemisahan bila ada pasien baru tapi belum bisa masuk ruang utama. Kita punya lima RS rujukan, yang pasien hari ini sudah masuk semua ke RS," katanya.

Gugus Tugas Bantul tidak menginformasikan adanya pasien sembuh dalam 24 jam terakhir, sehingga dengan penambahan 17 pasien baru ini, maka total kasus positif corona di Bantul hingga Jumat (24/7) petang berjumlah 171 orang, pasien sembuh 93 orang, meninggal empat orang.

Dengan demikian, pasien positif COVID-19 di Bantul yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 74 orang, dengan dua kecamatan terbanyak kasus positif yaitu Banguntapan berjumlah 28 orang, dan Sewon berjumlah 17 orang.



 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar