DLH Yogyakarta: Perayaan Idul Adha tanpa sampah

id Idul Adha,tanpa sampah

DLH Yogyakarta: Perayaan Idul Adha tanpa sampah

Tangkapan layar Instragram DLH Kota Yogyakarta yang mengimbau panitia hewan kurban agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai saat mendistribusikan daging hewan kurban. ANTARAHO-Instagram DLH Kota Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta mengimbau agar penyelenggaraan seluruh rangkaian perayaan Idul Adha mulai dari Shalat Id, penyembelihan hewan kurban, dan pembagian daging diupayakan dilaksanakan tanpa menimbulkan sampah.



“Berbagai kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan sampah. Makanya untuk perayaan tahun ini, kami kembali mengimbau masyarakat dan seluruh panitia penyembelihan hewan kurban untuk memastikan agar pelaksanaan seluruh rangkaian perayaan tersebut tidak menimbulkan sampah,” kata Kepala DLH Kota Yogyakarta Suyana di Yogyakarta, Kamis.



Upaya pengurangan sampah saat pelaksanaan Shalat Idul Adha bisa dilakukan dengan mengimbau jamaah untuk tidak membawa alas koran tetapi menggantinya dengan alas yang bisa dibawa pulang kembali.



Jika dibutuhkan alas dari koran atau alas lain yang bisa dibuang, maka panitia harus bisa menyediakan tempat sampah terpilah dan mengimbau jamaah untuk langsung membawa alas koran tersebut ke tempat sampah yang sudah disiapkan.



“Jadi, tidak dibiarkan begitu saja. Saat datang, lokasi masih bersih, maka pulangnya juga harus bersih kembali,” katanya.



Sedangkan untuk penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban, Suyana meminta panitia hewan kurban yang melakukan penyembelihan secara mandiri untuk menyediakan tempat sampah terpilah dan memastikan lokasi penyembelihan kembali bersih.



DLH Yogyakarta pun melarang panitia untuk membersihkan jeroan hewan kurban di sungai karena sungai di Yogyakarta tidak bersih dan mengandung banyak pencemar.



“Saat dicuci di sungai, maka sangat berpotensi ada pencemar yang menempel di jeroan. Kotoran dari jeroan juga berpotensi semakin mencemari sungai,” katanya.



Sedangkan untuk pembagian daging hewan kurban juga sangat disarankan tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, tetapi diganti dengan wadah lain seperti besek, daun jati, daun pisang atau wadah yang bisa dipakai berulang.



“Seluruh rangkaian perayaan Idul Adha tersebut juga harus dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.



Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta sudah menerima lebih dari 100 pemberitahuan dari panitia hewan kurban untuk melaksanakan penyembelihan secara mandiri.



Dari tiap pemberitahuan tersebut juga wajib dicantumkan “layout” mengenai lokasi penyembelihan termasuk jumlah warga yang nantinya terlibat dan Satgas COVID-19 untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.



Panitia hewan kurban juga diimbau untuk membagikan daging hewan kurban ke masyarakat secara langsung sehingga masyarakat tidak perlu datang ke lokasi penyembelihan untuk mengantre karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar