Dubes Mansyur menerima Bintang dari Republik Guinea-Bissau

id Dubes Masnyur Pangeran,Dakar,penghargaan

Dubes Mansyur menerima Bintang dari  Republik Guinea-Bissau

Duta Besar RI di Dakar Mansyur Pangeran yang merangkap delapan negara di Afrika Barat terdiri atas Senegal, Gambia, Mali, Côte d’Ivoire/Pantai Gading, Guinea-Bissau, Republik Guinea, Sierra Leone dan Cabo Verde (kanan) menerima bintang penghargaan tertinggi dari Republik Guinea-Bissau "Medalia Nacional De Merito Na Cooperacao E Desenvolvimento Republic De Guine-Bissau", Minggu (2/8/2020). (FOTO ANTARA/HO-KBRI Dakar)

London (ANTARA) - Duta Besar RI  untuk Dakar Mansyur Pangeran yang merangkap delapan negara di Afrika Barat yakni Senegal, Gambia, Mali, Côte d’Ivoire/Pantai Gading, Guinea-Bissau, Republik Guinea, Sierra Leone dan Cabo Verde, menerima bintang penghargaan tertinggi dari Republik Guinea-Bissau "Medalia Nacional De Merito Na Cooperacao E Desenvolvimento Republic De Guine-Bissau".

Bintang Penghargaan tersebut diserahkan Presiden Republik Guinea-Bissau Jenderal Umaro Sissoco Embalo dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, di Bissau, Guinea-Bissau.

“Saya senang bisa mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Guinea-Bissau Jenderal Umaro Sissoco Embalo ini,” kata Dubes Mansyur Pangeran saat dihubungi koresponden ANTARA dari London, Inggris, Minggu (2/8) 2020.

Dikatakannya bahwa penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Guinea-Bissau itu berdasarkan hasil sidang Dewan Menteri, dan menetapkannya memberikan kontribusi konkret dalam berbagai upaya peningkatan dan penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Presiden Sissoco Embalo dalam pidatonya menyampaikan Indonesia merupakan negara sahabat sejak lama dan selalu berada di hati rakyat Guinea-Bissau.

Embalo ingin lebih meningkatkan persahabatan dengan Indonesia melalui berbagai kerja sama saling menguntungkan.

Presiden pertama Guinea-Bissau yang berkunjung ke Indonesia itu diterima Presiden Joko Widodo pada awal tahun 2020.

Guinea-Bissau akan terus memberikan dukungannya kepada Indonesia di berbagai fora internasional.

Pada kesempatan "tet a tet", Presiden Embalo menyampaikan permintaan bantuan kepada Indonesia untuk membantu Guinea-Bissau dalam mengatasi pandemi COVID-19.

Minimnya peralatan kesehatan dan untuk pencegahan virus corona jenis baru penyebab COVID-19 sangat berdampak pada lambatnya penanganan pencegahan penyebaran di Guinea-Bissau.

Presiden Embalo yakin Indonesia memiliki kapasitas untuk membantu Guinea-Bissau.

Selain itu, Presiden Embalo mengharapkan Pemerintah Indonesia dapat memberikan bantuan pengiriman jamaah haji bagi masyarakat Muslim miskin Guinea-Bissau, karena hal tersebut merupakan sejarah yang sangat penting yang tidak terlupakan bagi masyarakat Guinea-Bissau terhadap Indonesia.

Menurut Dubes Mansyur pada tahun 2017, pemerintah Indonesia membantu pengiriman 500 jamaah haji dari Guinea-Bissau untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.

Saat itu, kata Dubes Mansyur, Presiden Embalo mengirim surat permintaan dan akhirnya Pemerintah Indonesia mengirim tiket untuk memberangkatkan umat Muslim Guinea-Bissau untuk menunaikan ibadah haji.

KBRI Dakar mencatat penghargaan ini merupakan yang pertama dalam sejarah hubungan diplomatik kedua negara. Cerita sukses ini menjadi bukti ketaatan Dubes Mansyur dalam melaksanakan arahan dan tugas-tugas dari pimpinan Kemlu yang dikemas dan diterjemahkan dalam inovasi kinerja KBRI Dakar.

Prestasi ini tentunya merupakan hasil konkret sebuah misi diplomatik di mana secara manajemen soliditas Tim KBRI Dakar, termasuk pemberdayaan peran aktif Konsul Kehormatan RI untuk Guinea-Bissau dapat diaplikasikan dalam mewujudkan kinerja maksimal KBRI Dakar.

Selain itu, prestasi ini juga menjadi babak baru dan sekaligus tantangan bagi KBRI Dakar ke depan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja terbaik yang telah dicapai.

Bagi Dubes Mansyur Pangeran penghargaan ini menjadi salah satu capaian kinerja terbaik sekaligus hadiah ulang tahun teristimewanya menjelang purna tugas.

Pada acara penyerahan bintang penghargaan tersebut sekaligus kesempatan bagi Dubes Mansyur untuk berpamitan kepada Presiden Embalo, setelah melaksanakan tugas sebagai Duta Besar selama empat tahun lebih (2016-2020).

Dubes Mansyur akan mengakhiri jabatan sebagai Duta Besar RI delapan negara di Afrika Barat tersebut dan akan kembali ke Tanah Air pada akhir pekan kedua Agustus 2020.
 

Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar