UPT PKB Yogyakarta mengintensifkan sosialisasi pendaftaran daring uji KIR

id pendaftaran, uji kir,daring

UPT PKB Yogyakarta mengintensifkan sosialisasi pendaftaran daring uji KIR

Dokumentasi - Kendaraan barang melakukan uji KIR di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Yogyakarta saat layanan tersebut dibuka kembali pada awal Juni 2020 usai ditutup semenatra akibat pandemi COVID-19. (Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor/UPT PKB Kota Yogyakarta mengintensifkan sosialisasi pendaftaran uji KIR yang sudah bisa dilayani secara daring sejak awal Juli, karena hingga saat ini belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Dalam sehari, baru ada satu atau dua warga saja yang melakukan pendaftaran uji KIR secara daring. Selebihnya, masih melakukan pendaftaran secara manual dengan mengantre di loket kantor pelayanan,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Yogyakarta Bayu Setiawan Heru Purnomo di Yogyakarta, Jumat.

Oleh karena itu, lanjut dia, setiap kali ada warga yang mendaftar secara manual maka petugas akan langsung memberikan informasi mengenai pendaftaran secara daring dan langkah-langkah yang harus dilakukan. Di beberapa sudut lokasi pengujian juga dipasang spanduk terkait informasi pendaftaran secara daring untuk uji KIR

“Kalau melakukan pendaftaran secara daring, maka pendaftar bisa memilih jadwal pengujian sehingga pasti akan dilayani saat datang ke UPT. Kalau langsung datang dan mengantre, maka dimungkinkan kuota harian sudah habis dan tidak bisa langsung terlayani,” katanya.

Dalam sehari, UPT PKB Kota Yogyakarta membatasi pemberian layanan pengujian kendaraan bermotor maksimal 70 unit kendaraan.

Selain tidak perlu datang untuk mengantre di loket pendaftaran, kelebihan pendaftaran online adalah seluruh berkas persyaratan bisa diverifikasi lebih cepat karena sebelumnya sudah diunggah saat mengisi formulir pendaftaran.

“Tinggal memindai bukti pendaftaran dan membayar biaya pengujian, dan bisa mengikuti uji kendaraan bermotor,” katanya.

Warga yang ingin melakukan pendaftaran uji KIR secara daring tersebut cukup mengunduh aplikasi Jogja Smart Service (JSS) dan memilih menu layanan uji KIR dan mengisi formulir yang disediakan secara daring.

Dari satu akun JSS, bisa digunakan untuk melakukan pendaftaran maksimal dua kendaraan untuk mengikuti uji KIR dalam satu hari.

“Pendaftar pun bebas menentukan jadwal pengujian asalkan batas akhir masa berlaku uji KIR belum habis,” katanya yang akan melengkapi aplikasi pendaftaran dengan pembayaran secara online.

Aplikasi pembayaran secara daring tersebut diharapkan bisa direalisasikan pada September. “Jadi akan semakin memudahkan. Jika kendaraan tidak lolos uji, maka masih diberi satu kali kesempatan untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Berdasarkan catatan UPT PKB Kota Yogyakarta, total kendaraan angkutan barang dan penumpang yang aktif melakukan uji KIR di Kota Yogyakarta tercatat sebanyak 8.500 unit. Uji KIR harus dilakukan secara rutin tiap enam bulan sekali.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar