Kulon Progo intensifkan kampanye penggunaan masker

id Kulon Progo

Kulon Progo intensifkan kampanye penggunaan masker

Bupati Kulon Progo Sutedjo. ANTARA/Sutarmi

Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengintensifkan kampanye gerakan memakai masker di tempat-tempat umum dan pasar dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

Bupati Kulon Progo Sutedjo di Kulon Progo Jumat mengatakan dirinya telah meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tingkat kabupaten dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengintensifkan kampanye memakai masker dan menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan.

"Kesadaran masyarakat Kulon Progo memakai masker suduh cukup bagus, hanya saja perlu ditingkatkan kembali supaya tidak lengah," kata Sutedjo.

Ia mengatakan sasaran kampanye pemakaian masker mulai dari alun-alun, pasar-pasar, rumah makan hingga objek wisata. Termasuk di lingkungan kantor Pemkab Kulon Progo.

Tujuannya, untuk mencegah munculnya klaster di lokasi-lokasi terbut. Hal ini mengingat penyebaran COVID-19 di Kulon Progo melalui tramisi lokal dan orang tanpa gejala. Hal ini tentu harus menjadi kehati-hatian semua pihak.

"Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan," katanya.

Bupati Sutedjo mengakui 1,5 bulan terakhir, kasus pasien positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah banyak, sehingga sampai saat ini total menjadi 54 kasus. Pada Rabu (12/8) penambahan pasien sebanyak delapan kasus dari Klaster Srikayangan yang berada di Kecamatan Sentolo.

Pada awal pandemi hingga Juni, kasus COVID-19 di Kulon Progo masih belasan, dan terus meningkat sampai hari ini. Hal ini disebabkan wilayah Kulon Progo di kelilingi daerah zona merah penyebaran COVID-19, yakni Kabupaten Bantul, Sleman, Purworejo, dan Magelang. Kabupaten Kulon Progo tidak mungkin di lockdown.

"Kita sudah 54 kasus, tapi jauh dari kabupaten lain. Untuk itu, kami tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat memakai masker," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar