Presiden membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP

id Presiden joko widodo, apel kehormatan dan renungan suci

Presiden membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP

Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau gladi Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/8/2020). Negara Kesatuan Republik Indonesia akan memasuki usia yang ke-75 pada tanggal 17 Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Jakarta (ANTARA) -
Presiden RI Joko Widodo membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin dini hari pukul 00.00 WIB.

Dalam naskah yang dibacakan Presiden itu dijelaskan bahwa dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-75, seluruh pihak yang hadir di TMP Kalibata, bertujuan mengenang arwah dan jasa pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan pahlawan yang bersemayam di TMP Kalibata yakni dari unsur TNI/Polri sebanyak 9.131 pahlawan, Badan Perjuangan 877 pahlawan, tokoh nasional 51 pahlawan, dan tidak dikenal 43 pahlawan.

"Jumlahnya 10.102 pahlawan," ujar Presiden saat membacakan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Jakarta, Senin dini hari, sebagaimana disaksikan secara virtual.
 

Presiden mengatakan penghormatan juga diberikan kepada para pahlawan yang tidak dikenal nama dan tempatnya, di kota-kota, dusun-dusun, lereng-lereng gunung, lembah-lembah ngarai, dan di dasar-dasar lautan.

"Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keridhoan, keikhlasan dan kesucian pengorbanan pahlawan dalam mengabdi pada perjuangan, demi kebahagiaan nusa dan bangsa," ujarnya.
 

"Kami bersumpah dan berjanji perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang ditempuh adalah jalan kami juga. Kami berdoa semoga arwah para pahlawan diterima Tuhan yang Maha Esa dan ditempatkan yang sebaik-baiknya," kata Presiden Jokowi.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar