Empat pengunjung Pantai Parangtritis Bantul terseret ombak

id Pantai Parangtritis

Empat pengunjung Pantai Parangtritis Bantul terseret ombak

Objek wisata Pantai Parangtritis, Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Empat pengunjung objek wisata Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat pagi dilaporkan terseret ombak, seorang masih dalam pencarian Tim Pencarian dan Pertolongan Gabungan.

"Upaya operasi pencarian masih dilakukan oleh SAR Polairud (Polisi Air dan Udara) dan SAR Linmas Pantai Parangtritis," kata pimpinan Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto dalam keterangan resmi di Yogyakarta, Jumat.

Satu korban terseret ombak pantai yang belum ditemukan tersebut atas nama Faran Diva Bahtyarta. Korban adalah mahasiswa, laki laki berusia 18 tahun, alamat Kartoharjo, Madiun, Jawa Timur.

Tiga korban terseret ombak Pantai Parangtritis yang selamat adalah Afrian Azhary, laki-laki berusia 20 tahun, alamat Kanigoro, Madiun, Risky Pratama Putra, laki-laki 21 tahun warga Rejdomulyo, Madiun, Jawa Timur dan Ervian Risky Dwi Tama Putra (16) warga Redjomulyo, Madiun, Jawa Timur.

Informasi dari anggota SAR Pantai Parangtritis, kejadian tersebut dilaporkan pada Jumat, sekitar pukul 06.00 WIB, bahwa telah terjadi kecelakaan laut di objek wisata Pantai Parangtritis Bantul.

Kronologi kejadian, awalnya sekitar pukul 06.00 WIB, rombongan wisatawan berjumlah tujuh orang dari Madiun tiba di Pantai Parangtritis, kemudian setelah memarkirkan kendaraan para pengunjung bermain ke pantai untuk foto-foto.

"Dari tujuh orang tersebut tiga di tepian pantai yang empat mandi di laut, kemudian satu korban hanyut belum ditemukan, dua korban selamat, sedangkan satu korban dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati Bantul," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar