Pasien konfirmasi COVID-19 Kulon Progo bertambah empat orang

id COVID-19,Kulon Progo

Pasien konfirmasi COVID-19 Kulon Progo bertambah empat orang

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Pasien konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir bertambah empat kasus, sehingga total menjadi 130 orang.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Jumat, mengatakan empat pasien konfirmasi baru, yakni KP-127 seorang laki-laki warga Kecamatan/ Kapanewon Wates yang memiliki kontak KP-116, KP-128 seorang perempuan Wates memiliki kontak dengan KP-118, KP-129 merupakan perempuan warga Wates memiliki kontak KP-118, dan KP-130 seorang perempuan warga Wates memiliki kontak KP-118.

"Keempat pasien diisolasi di Rumah Singgah Teratai," kata Baning.

Ia mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo total suspek sebanyak 2.130 kasus dengan rincian 11 probable meninggal dunia, 130 konfirmasi, dan 1.989 discarded. Dari 130 konformasi rinciannya yakni 17 menjalani isolasi di rumah sakit rujukan, 44 isolasi mandiri, 66 sembuh dan tiga orang meninggal dunia.

Selanjutnya, jumlah kasus tingkat kecamatan berdasarkan kasus tertinggi sebagai berikut, Pengasih sebanyak 24 kasus, Wates 23 kasus, Lendah 20 kasus, Sentolo 17 kasus, Temon 15 kasus, Galur 12 kasus, Kokap dan Panjatan masing-masing empat kasus, Kalibawang dua kasus, Samigaluh satu kasus, dan Girimulyo nol kasus.

"Kami mewaspadai perkembangan pasien konfirmasi COVID-19, khususnya di Pengasih dan Wates yang angkanya cukup tinggi," katanya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan cara mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

"Kasus konfirmasi COVID-19 di Kulon Progo cukup memprihatinkan bersama, kami berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar