Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 40 orang

id Pasien sembuh,Covid,Yogyakarta

Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 40 orang

Ilustrasi - Petugas beraktivitas di Laboratorium Virologi Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta. ANTARA/Luqman Hakim

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di wilayah itu, Sabtu bertambah 40 orang, sehingga total menjadi 1.717 kasus sembuh.

"Laporan jumlah kasus sembuh ada 40 sehingga total kasus sembuh menjadi 1.717," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Sabtu.

Dikatakan, jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 40 pasien sembuh itu terdiri atas 17 kasus asal Kota Yogyakarta, tiga kasus Kabupaten Bantul, satu kasus Gunung Kidul, 14 kasus Kabupaten Sleman, dan lima kasus dari Kulon Progo.

Selain pasien sembuh, Berty juga mencatat 41 tambahan pasien terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 2.499 orang.

Ia mengatakan berdasarkan wilayah domisili, 41 pasien yang tercatat sebagai kasus 2.464 sampai 2.504 itu terdiri atas delapan kasus asal Kabupaten Bantul, tiga kasus asal Kulon Progo, 23 kasus asal Sleman, dua delapan asal Kota Yogyakarta, serta dua kasus dari Gunung Kidul.

Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, mereka terbagi menjadi 26 kasus hasil tracing kontak kasus, tiga kasus pelaku perjalanan, dua kasus periksa mandiri, satu kasus konontak dengan keluarga dari luar wilayah, serta sembilan kasus masih dalam penelusuran.

Menurut Berty, tambahan kasus hari ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 851 sampel spesimen dari 759 orang.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspek COVID-19 hingga Sabtu tercatat 12.596 orang.

Dari jumlah suspek tersebut, 2.499 orang terkonfirmasi positif, di mana 1.717 orang di antaranya sembuh, dan 64 orang meninggal.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar