Pasien positif COVID-19 di Bantul bertambah 11 menjadi 695 orang

id Posko COVID-19 Bantul

Pasien positif COVID-19 di Bantul bertambah 11 menjadi 695 orang

Posko COVID-19 Terpadu Bantul. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Pasien konfirmasi positif terinfeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam 24 jam terakhir bertambah 11 orang, sehingga total kasus positif terpapar virus corona baru tersebut per Sabtu (26/9) berjumlah 695 orang.

"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bantul per Sabtu (26/9), terdapat data kasus konfirmasi positif COVID-19 bertambah 11 orang," tulis akun Pemkab Bantul pada laman media sosial yang diunggah pada Sabtu malam.

Pemkab Bantul yang merujuk pada data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul menyebutkan bahwa 11 pasien tersebut berasal dari Kecamatan Kasihan sembilan orang dan Kecamatan Bantul dua orang.

Sementara itu, untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 yang sembuh sebanyak dua orang berasal dari Kecamatan Kasihan.

Gugus Tugas COVID-19 Bantul menyebutkan total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga Sabtu (26/9) berjumlah 695 orang, dengan dinyatakan sembuh 554 orang, sementara kasus positif meninggal berjumlah 19 orang.

Dengan demikian pasien positif COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan hingga kini berjumlah 122 orang dengan terbanyak di Kecamatan Kasihan 47 orang, kemudian Banguntapan 23 orang dan Sewon 19 orang.

Dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, Tim Gugus Tugas COVID-19 Bantul menggiatkan Operasi Patuh Protokol Kesehatan pada September sampai Oktober 2020 dengan sasaran masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker maupun berkerumun.

"Untuk warga masyarakat Bantul dan sekitarnya mari bersama-sama menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan dengan cara 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan," demikian imbauan Gugus Tugas COVID-19 Bantul.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar