Pameran virtual "Kendi Sembada" membantu pemasaran daring UMKM Sleman

id Pameran Kendi Sembada,Pameran virtual UMKM,Dinkop UKM Sleman

Pameran virtual "Kendi Sembada" membantu pemasaran daring UMKM Sleman

Pameran virtual UMKM "Kendi Sembada". Foto Antara/ HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan pameran virtual UMKM "Kendi Sembada" yang digelar mulai 12 Oktober hingga 13 November merupakan solusi membantu pemasaran produk UMKM dan memperluas akses pasar saat pandemi COVID-19.

"Pandemi COVID-19 berdampak pada UMKM di Kabupaten Sleman, transaksi menurun drastis, banyak yang mati suri, bahkan ada yang berhenti produksi dan beralih ke usaha lain hanya untuk sekedar menyambung hidup," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti di Sleman, Selasa.

Menurut dia, kendala utama yang dihadapi UMKM saat ini adalah sulitnya melakukan pemasaran karena terbatasnya kesempatan dan keharusan untuk senantiasa disiplin protokol kesehatan.

"Di sisi lain, sebagian besar masyarakat masih merasa was-was untuk berbelanja di tempat-tempat keramaian," katanya.

Ia mengatakan, menyikapi hal tersebut, Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman mengupayakan solusi dengan menyelenggarakan pameran virtual untuk memperluas akses pasar produk UMKM.

"Hal ini sekaligus sebagai bentuk upaya untuk beradaptasi pada kebiasaan baru," katanya.

Pameran virtual yang diberi label KENDI (Peken Digital) SEMBADA ini dikemas dengan teknologi tiga dimensi berbasis mobile.

"Tujuan utama pameran ini adalah memfasilitasi pelaku UMKM dalam pemasaran produk ke pasar yang lebih luas agar tetap bertahan di masa pandemi COVID-19. Di samping itu juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumen, tanpa khawatir menimbulkan klaster baru COVID-19," katanya.

Endah mengatakan, "Kendi Sembada" dapat disaksikan atau dikunjungi masyarakat di manapun dengan mengunduh aplikasi melalui smartphone.

"Aplikasi Kendi Sembada sangat ringan, bahkan android dengan kapasitas RAM 2 GB masih cukup compatible digunakan untuk mengakses aplikasi ini," katanya.

Pameran diikuti 85 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan minuman, pakaian, tanaman, dan kesehatan . UMKM peserta pameran telah melewati serangkaian proses seleksi dan kurasi, mulai dari perijinan, tingkat keamanan produk, kelengkapan usaha, dan persyaratan lainnya.

"Dengan pameran virtual, pengunjung tidak perlu hadir di lokasi pameran tapi tetap bisa menjelajahi setiap lorong gedung pameran, berpindah dari satu stand ke stand lainnya dengan menggunakan tombol yang tersedia di layar handphone," katanya.

Pengunjung bisa melihat ratusan produk UMKM Kabupaten Sleman yang tersedia di masing-masing stand. Selain itu pengunjung juga melihat produk lainnya yang ditampilkan di masing-masing akun sosial media atau katalog digital milik UMKM.

"Pengunjung juga dapat berkomunikasi dengan UMKM dan melakukan pembelian barang pada pameran tersebut.

Untuk menjelajah pameran ini, pengunjung harus mengunduh aplikasi PAMERAN VIRTUAL KENDI SEMBADA melalui Google Playstore," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar