Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY bertambah 45 orang

id Pasien positif,Covid,Yogyakarta

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY bertambah 45 orang

Petugas medis mengambil sampel darah saat tes diagnostic cepat (rapid test) COVID-19 di Pasar Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (9/6/2020). (ANTARA/Hendra Nurdiyansyah/hp) (.)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu pada Jumat (16/10) bertambah 45, sehingga total menjadi 3.261 orang.

"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini (Jumat, 16/10) terdapat tambahan 45 kasus positif," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat.



Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 45 pasien positif yang tercatat sebagai kasus 3.222 sampai 3.266 itu terdiri atas enam kasus asal Kota Yogyakarta, 19 kasus asal Bantul, tiga kasus asal Kulon Progo, serta 17 kasus asal Sleman.

Jika mengacu riwayat kasusnya, mereka terbagi menjadi 14 kasus tracing kontak kasus, tujuh kasus skrining pendidikan, empat kasus skrining pekerjaan, satu kasus skrining pasien, dua kasus periksa mandiri, tujuh kasus pelaku perjalanan, serta 10 kasus masih dalam penelusuran.

Menurut Berty, tambahan kasus hari ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 626 sampel spesimen dari 549 orang.

Selain pasien positif, Berty juga mencatat 32 kasus pasien sembuh dari COVID-19, sehingga total kasus sembuh sebanyak 2.503 kasus.



Berdasarkan wilayah domisili, 32 pasien sembuh itu terdiri atas 17 kasus asal Kabupaten Bantul, lima kasus asal Gunung Kidul, tujuh kasus asal Kabupaten Sleman, serta tiga kasus dari luar wilayah.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspek COVID-19 hingga Jumat ini tercatat 13.358 orang. Dari jumlah suspek tersebut, 3.261 orang terkonfirmasi positif, dimana 2.503 orang diantaranya sembuh, dan 85 orang meninggal.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar