Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah sembilan orang

id RS COVID-19 Bantul,pasien sembuh

Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah sembilan orang

Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul di Bambanglipuro (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pasien positif terinfeksi COVID-19 yang sembuh di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir bertambah sembilan orang, sehingga total angka kesembuhan dari paparan virus corona jenis baru tersebut kini berjumlah 710 orang.

"Update kasus COVID-19 di Bantul berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bantul per Jumat (16/10), kasus konfirmasi yang sembuh sembilan orang," tulis Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa pada laman media sosial yang dipantau di Bantul, Jumat malam.

Sembilan kasus sembuh itu berasal dari Kecamatan Sedayu satu orang, kemudian Kasihan satu orang, Sewon satu orang, Banguntapan satu orang, dan Piyungan dua orang, selanjutnya dari Kecamatan Bantul satu orang, Bambanglipuro satu orang dan dari Sanden satu orang.

Pada kesempatan yang sama, Gugus Tugas COVID-19 Bantul juga menginformasikan adanya tambahan pasien konfirmasi positif tiga orang, yang berasal dari Kecamatan Kasihan, Kecamatan Sewon dan Kecamatan Dlingo, masing-masing satu orang.

Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi yang terdata pada Gugus Tugas hingga Jumat (16/10) sebanyak 833 orang, dengan dinyatakan sembuh berjumlah 710 orang, sementara kasus positif meninggal sebanyak 23 orang.

Sehingga, pasien positif COVID-19 domisili Bantul yang masih menjalani isolasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit saat ini berjumlah 100 orang, dengan pasien terbanyak di Kecamatan Kasihan 20 orang, disusul Kecamatan Sewon 17 orang.

"Mari bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga jarak fisik, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menggunakan masker saat ke luar rumah," demikian imbauan Gugus Tugas.

Berkaitan dengan masker, Pemkab Bantul menyebutkan WHO merekomendasikan tiga jenis masker yang efektif mencegah COVID-19, yaitu masker N95 yang memiliki standar tinggi dan hanya dipakai petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di lab.

Kemudian masker bedah yang biasa dipakai tenaga kesehatan memiliki tiga lapisan yang bisa mencegah percikan droplet. Terakhir masker kain yang pemakaiannya tidak boleh sembarangan, masker kain setidaknya tiga lapis dan terbuat dari bahan-bahan yang tidak elastis.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar