Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah tiga kasus

id COVID-19 ,Kulon Progo,positif,corona

Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah tiga kasus

Warga Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta mengikuti tes usap yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo. (FOTO ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo, DIY (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam waktu 24 jam terakhir bertambah tiga kasus baru sehingga jumlah totalnya naik mencapai 224 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan tiga kasus baru pasien terkonfirmasi COVID-19, yakni KP-222 adalah laki-laki umur 32 tahun warga Kecamatan/Kapanewon Kokap yang memiliki kontak dengan pelaku perjalana dari kalimantan dan diisolasi di Rumah Singgah Teratai (RST), KP-223 adalah laki-laki umur 38 tahun warga Kalibawang yang memiliki kontak dengan pelaku perjalanan dari Batam dan diisolasi di RST, dan KP-224 adalah peremppuan umur 66 tahun warga Pengasih memiliki kontak KP-214 dan diisolasi di RSUD Wates.

"Ada penambahan tiga kasus baru, dua diantaranya terpapar dari pelaku perjalan dan satu terpapar dengan pasien positif COVID-19," katanya.

Selain itu, kata Baning, pada Sabtu ini juga ada dua pasien terkonfirmasi sembuh, yakni KP-180 warga Kokap dan KP-203 warga Nanggulan. Sehingga total pasien yang sembuh sebanyak 159 orang dari 224 pasien terkonfirmasi COVID-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total suspek sebanyak 2.212 dengan rincian 23 probable meninggal dunia, 224 konfirmasi, dan 1.965 discarded. Dari 224 konfirmasi COVID-19, rinciannya sembilan isolasi rumah sakit, 50 isolasi mandiri, 159 sembuh, dan enam meninggal dunia.

Adapun sebaran kasus pasien terkonfirmasi COVID-19 di kecamatan/kapanewon dari yang tertinggi sampai terendah, yakni Wates 37 kasus, Kokap 36 kasus, Pengasih 33 kasus, Lendah 28 kasus, Sentolo 27 kasus, Temon 21 kasus, Galur 15 kasus, Panjatan 11 kasus, Kalibawang tujuh kasus, Nanggulan enam kasus, Samigaluh tiga kasus, dan Girimulyo nol kasus.

"Kapanewon/kecamatan yang hampir ada pergerakan penambahan kasus ada di Wates, Kokap, dan Pengasih. Tiga kapanewon ini tertinggi dalam sebaran COVID-19 dan terendah yang sampai saat ini belum ada pasien terkonfirmasi COVID-19 adalah Girimulyo," demikian .Baning Rahayujati .

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar