Bantul harapkan ponpes sediakan ruang isolasi pasien COVID-19

id Sekda Bantul

Bantul harapkan ponpes sediakan ruang isolasi pasien COVID-19

Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengharapkan sejumlah pondok pesantren di daerah ini menyediakan ruang isolasi mandiri untuk menampung santri atau warga lingkungan lembaga pendidikan agama tersebut yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kalau di Bantul rumah sakit-rumah sakit yang memang untuk COVID-19 sudah penuh, tetapi kemudian kita melaksanakan pola kemitraan, kerja sama dengan pondok pesantren, khususnya yang pada saat ini ada santrinya terpapar COVID-19," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Helmi Jamharis di Bantul, Kamis.

Dia mengatakan seperti pondok pesantren di Kecamatan Sewon dan Piyungan yang para santri ditemukan terkonfirmasi positif COVID-19, agar pengelola menyediakan ruang isolasi mandiri.

"Tetapi tetap fasilitasi ketersediaan obat, SDM (Sumber Daya Manusia) dan juga kebutuhan sehari-hari kita yang menyediakan. Jadi bisa untuk mengurangi jumlah (pasien COVID-19, red.) di rumah sakit, karena memang sudah penuh," katanya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul dalam keterangan resminya, Kamis malam, menyebutkan kasus konfirmasi positif COVID-19 di daerah itu dalam 24 jam terakhir bertambah 15 orang.

Mereka berasal dari Kecamatan Kasihan satu orang, Banguntapan empat orang, Pajangan satu orang, Jetis dua orang, Pandak satu orang, Sanden empat orang, dan Kretek dua orang.

Dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga saat ini 1.546 orang.

Pasien sembuh COVID-19 berjumlah 15 orang dari Kecamatan Sedayu dua orang, Kasihan satu orang, Sewon satu orang, Banguntapan empat orang, Pajangan dua orang, Bantul dua orang, Imogiri satu orang, dan Pandak satu orang. Total angka kesembuhan dari COVID-19 tercatat 1.269 orang.

Total kasus positif COVID-19 di Bantul yang meninggal 38 orang, sehingga pasien positif COVID-19 aktif yang masih menjalani isolasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan 239 orang.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar