Gunung Kidul catat penambahan 28 pasien positif COVID-19

id COVID-19,Gunung Kidul,Dinkes Gunung Kidul

Gunung Kidul catat penambahan 28  pasien positif COVID-19

Ilustrasi - Mobil ambulans PSC 119 Kabupaten Rejang Lebong mengangkut jenazah pasien COVID-19 guna dimakamkan di TPU khusus Lubuk Ubar, Kecamatan Curup Selatan, Jumat malam (27/11/2020). (Foto dok.BPBD Rejang Lebong)

Pada hari ini, konfirmasi positif bertambah 28 kasus.
Gunung Kidul (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam waktu 24 jam terakhir bertambah 28 kasus baru, sehingga total kasus di wilayah ini mencapai 463 kasus.

"Pada hari ini, konfirmasi positif bertambah 28 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Sabtu.

Ia mengatakan 28 kasus pasien terkonfirmasi COVID-19 baru, yakni anak perempuan umur 9 tahun dari Kapanewon Wonosari memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 62 tahun dari Kapanewon Wonosari memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.

Lalu, perempuan umur 46 tahun dari Kapanewon Wonosari memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 35 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat skrining pegawai, laki-laki umur 48 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat suspek.

Baca juga: Tujuh KPPS Pilkada Gunung Kidul terkonfirmasi COVID-19

Selanjutnya, anak perempuan umur 15 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat suspek, laki-laki umur 56 tahun dari Kapanewon Karangmojo memiliki riwayat suspek, perempuan umur 49 tahun dari Kapanewon Panggang memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.

Kemudian anak perempuan umur 6 tahun dari Kapanewon Panggang memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, laki-laki umur 20 tahun dari Kapanewon Panggang memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, laki-laki umur 38 tahun dari Kapanewon Semin memiliki riwayat skrining pegawai.

Kemudian, perempuan 21 tahun dari Kapanewon Semin memiliki riwayat rapid reakif, perempuan umur 54 tahun dari Kapanewon Semin memiliki riwayat suspek, perempuan umur 22 tahun dari Kapanewon Karangmojo memiliki riwayat suspek.

Baca juga: Gunung Kidul memberikan insentif kepada 800 guru dan pegawai tidak tetap

Berikutnya, laki-laki umur 41 tahun dari Kapanewon Karangmojo memiliki riwayat screening pegawai, laki-laki umur 44 tahun dari Kapanewon Karangmojo memiliki riwayat skreening pegawai, laki-laki umur 24 tahun dari Kapanewon Karangmojo memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.

Perempuan umur 31 tahun dari Kapanewon Karangmojo memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 20 tahun dari Kapanewon Ngawen memiliki riwayat screening pegawai, perempuan umur 37 tahun dari Kapanewon Ponjong memiliki riwayat screening pegawai, laki-laki umur 51 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, anak perempuan umur 4 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, anak perempuan umur 10 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.

Kemudian, anak perempuan umur 2 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, anak Laki-laki umur 9 tahun dari Kapanewon Patuk, riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 42 tahun dari Kapanewon Girisubo memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, laki-laki umur 45 tahun dari Kapanewon Girisubo memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan laki-laki umur 51 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat rapid test reaktif.

"Hari ini ada juga konfirmasi positif meninggal dunia yakni perempuan 66 tahun dari Kapanewon Paliyan. Kemudian dua pasien terkonfirmasi sembuh, yakni perempuan umur 46 tahun dari Kapanewon Saptosari, dan laki-laki umur 48 tahun dari Kapanewon Tanjungsari," katanya.

Berdasar data Dinas Kesehatan Gunung Kidul, total suspek sebanyak 1.931 dengan rincian 1.823 discarded, 47 dalam pemantauan, empat dirawat, dan 43 meninggal dunia. Selanjutnya, total spesimen sebanyak 8.071 dengan rincian 7.082 hasil negatif, 463 kasus positif konfirmasi, dan 523 spesimen dalam proses.

"Dari 463 kasus konfirmasi, 359 kasus sembuh, 88 kasus dalam perawatan, dan 16 meninggal dunia," katanya.*
 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar